Cara memotret dof luas dengan nilai F paling tinggi Dan memotret dengan dof sempit dengan nilai F rendah Mengenai cahaya di sesuaikan dengan keadaan cahaya alami atau matahari.
Contohnya, jika Anda ingin mengambil foto pemandangan, Anda dapat menggunakan dof luas untuk memastikan bahwa semua objek dalam foto terlihat tajam dan jelas. Sebaliknya, jika Anda ingin memotret objek tunggal seperti bunga, Anda dapat menggunakan dof dangkal untuk membuat objek tersebut menjadi fokus dan latar belakang menjadi blur. Contoh sederhana adalah saat memotret landscape, dimana kita akan membutuhkan depth of field lebar agar semua area dalam frame akan nampak jelas dan fokus. Mengapa perlu jelas dan fokus? Agar kesan megah dapat ditampilkan, begitu pun kesan 3 dimensi dapat ditonjolkan dan kesan keindahan dapat dinikmati. Zona ketajaman ini disebut depth-of-field (DOF), yaitu ketajaman yang membentang ke depan dan ke belakang dari titik yang benar-benar menjadi fokus pada saat itu. Ukuran zona ketajaman ditentukan oleh tiga faktor utama - aperture atau bukaan lensa, panjang fokus lensa dan jarak Anda dari subjek.
Menggunakan lensa wide-angle yang disetting ke aperture kecil akan memberikan efek DOF yang luas, kira-kira tajam dari jarak satu meter sampai tak terhingga. Tetapi akan ada kondisi dimana obyek latar depan (seperti bunga misalnya) lebih dekat dari jarak 1 meter tersebut.
Pada postingan ini kita akan mengenal DoF atau Depth of Field lebih jauh dan faktor apa saja yang mempengaruhinya. Sederhananya, DoF atau Depth of Field adalah ukuran seberapa luas/seberapa jauhnya area yang tampak fokus/tajam pada foto. Area fokus pada setiap foto itu bervariasi.
Tapi jika ingin hasil foto berpusat pada satu titik yang tajam, kamu bisa mengatur bukaan lensa besar. Contohnya f/1.7, f/1.8 atau f/2. 2. Panjang Fokus Lensa. Lensa fokus yang pendek punya DOF yang lebih dalam daripada lensa tele. Jadi untuk dapat hasil DOF yang luas bisa pakai lensa wide angle. Dengan begitu semua bagian foto bisa tetap fokus.
Penggunaan teknik DOF luas menampilkan sebagian besar obyek foto (dari obyek terdekat dari kamera sampai obyek terjauh) akan terlihat tajam dan fokus. Penggunaan aperture/diafragma yang lebih kecil untuk mencapai kedalaman MAKSIMUM untuk memastikan semua elemen berada dalam fokus. DOF Luas
\n\n \ncontoh foto dof luas
Ternyata depth of field atau DOF ini sangat penting dalam dunia fotografi. Kalau Anda masih sangat pemula, teknik ini harus dikuasai dengan baik agar kualitas foto mengalami peningkatan. Selanjutnya, Anda bisa menguasai teknik lain yang sekiranya cocok dengan style foto. Memahami DOF ini tidak mudah, apalagi ada hitungan rumusnya agar akurat.
Contohnya seperti subjek patung di atas, yang karena area yang tajam tidak begitu luas yaitu hanya pada subjek patung khususnya area kepala dan sedikit area duduk patung, sedangkan area yang blur lebih luas sehingga foto di atas dikategorikan sebagai DOF sempit.
Aturan Two-Thirds/One-Third. Seperti yang saya singgung di atas, depth-of-field adalah rentang yang pasti. Pada jarak tertentu dengan f/stop tertentu, Anda mungkin memiliki kedalaman fokus 30 cm. Ingatlah bahwa dua pertiga kedalaman ini terbentang di belakang subjek Anda (sesuatu yang Anda fokuskan), dan sepertiga meluas di depannya.
\n \n\ncontoh foto dof luas
E7Sec.
  • aa824d1kfq.pages.dev/132
  • aa824d1kfq.pages.dev/624
  • aa824d1kfq.pages.dev/696
  • aa824d1kfq.pages.dev/154
  • aa824d1kfq.pages.dev/576
  • aa824d1kfq.pages.dev/81
  • aa824d1kfq.pages.dev/905
  • aa824d1kfq.pages.dev/326
  • contoh foto dof luas