ALLAHBEKERJA DALAM KESULITAN MANUSIA (Matius 6:25-34) Banyak hal dalam hidup dapat menimbulkan kekuatiran. Kita dapat mendaftarkan sederet alasan untuk kuatir. Kuatir sakit, kuatir uang belanja tak cukup, kuatir kecelakaan, kuatir akan masa depan. Kekuatiran selalu menyangkut nanti, hari esok atau masa depan yang tak selalu pasti.
Claudia Jessica Official Writer Sebagai pengikut Kristus, kita membangun banyak kebiasaan rohani yang penting ke dalam hidup kita seperti berdoa, membaca Alkitab, bersyukur, dan sebagainya. Semua ini adalah elemen penting dalam kehidupan orang Kristen. Salah satu yang elemen yang tidak kalah penting adalah memuji Tuhan. Ini adalah salah satu kegiatan yang sering kali orang Kristen lakukan saat sedang dalam masa sukar. Apa yang membuat pujian begitu penting? Inilah 7 alasan mengapa memuji Tuhan sangat penting dalam kehidupan orang Kristen 1 Pujian meningkatkan semangat Anda Mazmur 426-7 berkata, “Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku! Jiwaku tertekan dalam diriku, sebab itu aku teringat kepada-Mu dari tanah sungai Yordan dan pegunungan Hermon, dari gunung Mizar.” Tidak dapat disangkal bahwa banyak hal di dunia yang dapat membuat kita merasa putus asa. Tetapi, Mazmur 42 mengingatkan kita untuk memuji Tuhan dan mengingat apa yang telah Dia lakukan dalam hidup kita. BACA JUGA 10 Lagu Rohani sebagai Penyemangat Hidup Dunia sedang mencari harapan. Kendati sebagai pengikut Yesus, kita tahu bahwa satu-satunya alasan untuk berharap adalah Dia. Inilah alasan mengapa memuji Tuhan sangat penting dalam kehidupan umat Kristen. Dengan memuji Tuhan, kita dapat membangkitkan semangat dan mengalihkan pandangan kita dari masalah-masalah yang kita hadapi kemudian mengarahkannya kepada Yesus. 2 Pujian Membantu Anda Merasakan Kehadiran Tuhan Tuhan selalu hadir, baik ketika Anda merasakannya maupun ketika Anda tidak merasakannya. Ketika Anda tidak merasakan kehadiran Tuhan, itu artinya Anda perlu menyembah dan menaikkan pujian bagi-Nya. Tahukah Anda, kita cenderung lebih mudah bertindak sesuai dengan perasaan dibandingkan pikiran logis? Nyatanya, kedewasaan adalah ketika kita melakukan apa yang benar, baik itu kita menyukainya ataupun tidak. Alkitab berkata, “Sungguh, orang-orang benar akan memuji nama-Mu, orang-orang yang jujur akan diam di hadapan-Mu.” Mazmur 14014 3 Pujian Memperbesar Pandangan Anda tentang Tuhan Dalam Mazmur 6931, Alkitab memberitahu kita, “Aku akan memuji-muji nama Allah dengan nyanyian, mengagungkan Dia dengan nyanyian syukur.” BACA JUGA Bernyanyilah, Tuhan Tidak Mengkritik Suaramu Ketika kita melihat sesuatu dengan kaca pembesar, itu menjadi lebih besar. Ketika Tuhan semakin besar, masalah kita semakin kecil. Jadi, entah masalah Anda akan menjadi besar atau Tuhan akan menjadi besar, itu adalah pilihanmu. 4 Pujian Mengungkapkan Solusi yang Tidak Pernah Kita Lihat Kita semua memiliki masalah dalam hidup kita yang tidak bisa kita pecahkan. Mazmur 7316-17 menggambarkan situasi seperti ini “Tetapi ketika aku bermaksud untuk mengetahuinya, hal itu menjadi kesulitan di mataku, sampai aku masuk ke dalam tempat kudus Allah, dan memperhatikan kesudahan mereka.” Bait Allah adalah metafora dalam Mazmur ini untuk datang ke hadirat Allah. Ketika Anda sedang mencari jawaban dari doa-doa Anda, Tuhan bisa memberikan jawabannya saat Anda menaikkan pujian. BACA HALAMAN SELANJUTNYA → Sumber Halaman 12Tampilkan Semua
Sebabaku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita" (Rm 8:35.37 8 Juni 2011 by admin Tinggalkan Komentar Syair Hilf, Herr meines Lebens, Gustav Lohmann, 1964, Terjemahan A. Simanjuntak, +/- 1980, Lagu Hans Puls, 1964, c Bosse Verlag, Regensburg, 1964 Klik di sini untuk mendengarkan musik … la = d 4 ketuk Tolong aku, Tuhan, bimbing tanganku, jangan sia-sia karya hidupku. Ajar aku, Tuhan, rajin bekerja, menunaikan tugas dalam dunia. Ajar ku mengatur maksud hidupku, jangan mementingkan hanya diriku. Tuhan yang abadi, bina hatiku menunjukkan kasih kan sesamaku. Tinggalkan Balasan Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses. Yeremia23:5-6 dimana Yesus secara explicit disebut sebagai TUHAN / Yahweh!). Memang ada orang-orang yang tidak setuju bahwa kelompok pertama, yaitu seri 7 'I am', menunjukkan bahwa Yesus adalah YAHWEH. Mulai Yoh 8:12, Yesus sudah berbicara tentang identitasnya sebagai 'Terang dunia'. Lalu dalam Yoh 8:19b Yesus berkata: "Baik Aku June 10, 2020June 9, 20217 17728 – Hidup memang penuh lika-liku. Tak ada yang bisa menjamin bahwa hidup kita akan baik-baik saja, dan terlepas dari kesulitan. Tapi, seberat apapun itu, yuk, mari kumpulkan tenaga dan mari bangkit lagi. Jangan menyerah pada keadaan. Perbaiki kekalutan itu dan berserahlah kepada Hati Kudus Yesus. Berceritalah dalam doa, dan satukan hatimu dengan hati-Nya. Ada banyak doa yang ditujukan kepada Hati Kudus Yesus. Nah, dua Doa kepada Hati Kudus Yesus ini cocok untuk didoakan saat kita sedang berjuang untuk keluar dari kesulitan hidup. Doa Kepada Hati Kudus Yesus I Oh Yesus yang Ilahi, hatiku sedang berada dalam kegelapan. Di dalam hatiMu yang bijaksana, kuserahkan hatiku yang lemah, yang penuh ketakutan dan penderitaan. Aku merasa putuh asa dan kehilangan kebahagiaan. Di dalam Engkau, aku mencari kebahagiaan untuk hatiku yang lemah ini. Berilah aku kekuatan, dan semoga aku selalu bersandar kepada hatiMu yang Ilahi, saat aku sedang dalam kesulitan. Amin. Baca Juga Doa Katolik Sebelum Bekerja. Singkat tapi Punya Makna Mendalam Doa Kepada Hati Kudus Yesus II O, hati Yesus yang paling suci, sumber segala berkat, aku memujiMu, aku mencintaiMu. Dengan kesedihan dan hidup yang penuh dengan dosa ini, aku menyerahkan kepadaMu hatiku yang malang ini. Jadikan aku sebagai pribadi yang rendah hati, sabar dan sepenuhnya patuh pada kehendakMu. Ijinkanlah aku ya Tuhan, agar aku dapat hidup di dalam Engkau dan untukMu. Lindungi aku dari marabahaya. Hiburlah aku di dalam penderitaanku ini. Anugerahilah aku kesehatan jasmani dan rohani. Berkatilah segala sesuatu yang kulakukan dalam perjalanan hidupku. Amin. NB Ikuti program Travel Rohani Katolikpedia di youtube ya… Dalamkesulitan atau sakit penyakit yang kita hadapi, seringkali intimidasi dan tekanan roh roh jahat memperburuk keadaan Hari 31 Kebijaksanaan Mazmur 181–6 Perjanjian Baru Matius 211–17 Perjanjian Lama Ayub 191–2134 pengantar Beberapa orang mempengaruhi day-to-day management bagi orang-orang dan perusahaan lebih dari Ken Blanchard, penulis The One Minute Manager, yang telah terjual lebih dari 13 juta salinan . Hanya dalam waktu yang singkat, buku ini melonjak begitu sukses sehingga dia kesulitan untuk membuat kredit atas keberhasilannya. Dia lalu mulai berpikir tentang Tuhan. Dia mulai membaca Alkitab. Dia bahkan langsung mempelajari Injil. Dia ingin tahu apa yang Yesus lakukan. Dia terpesona dengan bagaimana Yesus mengubah dua belas orang biasa, yang tidak mungkin, menjadi generasi pertama pemimpin gerakan yang terus mempengaruhi jalannya sejarah dunia tahun kemudian. Dia menjadi sadar bahwa semua yang pernah dia ajarkan atau tulis tentang kepemimpinan yang efektif, telah dilakukan Yesus dengan sempurna di luar kemampuan Ken untuk menggambarkannya. Yesus lebih dari sekadar pemimpin rohani. Dia memberikan model kepemimpinan yang praktis dan efektif untuk semua organisasi, untuk semua orang, untuk semua situasi. Sebagai akibatnya, Ken Blanchard turut mendirikan pelayanan Lead Like Jesus’ untuk mengilhami dan memperlengkapi orang-orang untuk melakukan hal itu - memimpin seperti Yesus. Yesus adalah pemimpin terbesar sepanjang masa. Dalam bagian-bagian hari ini, kita melihat beberapa karakteristik kepemimpinan Yesus bersama dengan dua pemengaruh besar lainnya dalam Alkitab - Daud dan Ayub.. Mazmur 181–6 Nyanyian syukur Daud 18Untuk pemimpin biduan. Dari hamba Tuhan, yakni Daud yang menyampaikan perkataan nyanyian ini kepada Tuhan, pada waktu Tuhan telah melepaskan dia dari cengkeraman semua musuhnya dan dari tangan Saul. 2 Ia berkata “Aku mengasihi Engkau, ya Tuhan, kekuatanku! 3 Ya Tuhan, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku! 4 Terpujilah Tuhan, seruku; maka aku pun selamat dari pada musuhku. 5 Tali-tali maut telah meliliti aku, dan banjir-banjir jahanam telah menimpa aku, 6 tali-tali dunia orang mati telah membelit aku, perangkap-perangkap maut terpasang di depanku. Komentar Pujian sang pemimpin Daud adalah salah satu pemimpin hebat dalam sejarah Israel. Dia juga menulis beberapa lagu pujian yang paling indah yang pernah ditulis. Ribuan tahun kemudian, Mazmur-Nya terus digunakan dalam penyembahan oleh umat Allah. Dalam mazmur ini, kita melihat bahwa ibadah dan doa Daud adalah fondasi awal bagaimana kepemimpinannya didirikan. Di tengah kesulitan dan pertentangan dia berkata, 'Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada TUHAN, kepada Allahku aku berteriak minta tolong. Ia mendengar suaraku dari bait-Nya, teriakku minta tolong kepada-Nya sampai ke telinga-Nya' Hasilnya adalah titik balik besar dalam keadaan diikuti oleh kesuksesan, yang membuat Daud mengucapkan ucapan syukurnya dalam lagu. Baik dalam kesulitan atau keberhasilan, ikutilah teladan Daud dengan berupaya membangun kehidupan Anda di atas fondasi doa dan penyembahan. Titik awal pemujaan adalah cinta untuk TuhanAku mengasihi Engkau, ya TUHAN, kekuatanku’ Daud melanjutkan untuk mengekspresikan cinta, pujian, dan syukurnya kepada Tuhan. Dia menghadapi musuh kematian dan kehancuran dan kesusahan Ketika dia melihat ke belakang, dia dapat melihat bagaimana Tuhan mendengar seruannya dan menyelamatkannya dari musuh-musuhnya Selama beberapa tahun terakhir, saya telah menuliskan daftar tangisan 'dalam kesesakan' di pinggiran Alkitab saya dalam Satu Tahun. Sungguh menakjubkan melihat cara-cara di mana Tuhan mendengar jeritan saya. Begitu banyak doa meskipun belum semuanya telah dijawab. Menyimpan catatan membantu saya untuk tidak lupa untuk berterima kasih kepada Tuhan. DoaYa Tuhan, kekuatanku, terima kasih banyak karena berkali-kali ketika aku memanggil-Mu untuk meminta bantuan dan Engkau telah mendengar suaraku. Dengan semua tantangan di depan, sekali lagi aku berseru kepada-Mu memohon pertolongan dari pada-Mu Matius 211–17 Yesus dielu-elukan di Yerusalem Mrk. 111-10; Luk. 1928-38; Yoh. 1212-15 21Ketika Yesus dan murid-murid-Nya telah dekat Yerusalem dan tiba di Betfage yang terletak di Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua orang murid-Nya 2 dengan pesan “Pergilah ke kampung yang di depanmu itu, dan di situ kamu akan segera menemukan seekor keledai betina tertambat dan anaknya ada dekatnya. Lepaskanlah keledai itu dan bawalah keduanya kepada-Ku. 3 Dan jikalau ada orang menegor kamu, katakanlah Tuhan memerlukannya. Ia akan segera mengembalikannya.” 4 Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi 5 “Katakanlah kepada puteri Sion Lihat, Rajamu datang kepadamu, Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.” 6 Maka pergilah murid-murid itu dan berbuat seperti yang ditugaskan Yesus kepada mereka. 7 Mereka membawa keledai betina itu bersama anaknya, lalu mengalasinya dengan pakaian mereka dan Yesus pun naik ke atasnya. 8 Orang banyak yang sangat besar jumlahnya menghamparkan pakaiannya di jalan, ada pula yang memotong ranting-ranting dari pohon-pohon dan menyebarkannya di jalan. 9 Dan orang banyak yang berjalan di depan Yesus dan yang mengikuti-Nya dari belakang berseru, katanya “Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, hosana di tempat yang mahatinggi!” 10 Dan ketika Ia masuk ke Yerusalem, gemparlah seluruh kota itu dan orang berkata “Siapakah orang ini?” 11 Dan orang banyak itu menyahut “Inilah nabi Yesus dari Nazaret di Galilea.” Yesus menyucikan Bait Allah Mrk. 1115-19; Luk. 1945-48; Yoh. 213-16 12 Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mengusir semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia membalikkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati 13 dan berkata kepada mereka “Ada tertulis Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun.” 14 Maka datanglah orang-orang buta dan orang-orang timpang kepada-Nya dalam Bait Allah itu dan mereka disembuhkan-Nya. 15 Tetapi ketika imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat melihat mujizat-mujizat yang dibuat-Nya itu dan anak-anak yang berseru dalam Bait Allah “Hosana bagi Anak Daud!” hati mereka sangat jengkel, 16 lalu mereka berkata kepada-Nya “Engkau dengar apa yang dikatakan anak-anak ini?” Kata Yesus kepada mereka “Aku dengar; belum pernahkah kamu baca Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah menyediakan puji-pujian?” 17 Lalu Ia meninggalkan mereka dan pergi ke luar kota ke Betania dan bermalam di situ. Komentar Karrakteristik pemimpin Apa artinya 'memimpin seperti Yesus' dalam praktiknya? Pimpin diri Anda lebih dari posisi Anda sekarang Siapa Anda jauh lebih penting daripada apa yang Anda lakukan atau apa yang Anda miliki, dalam hal kepemilikan atau posisi. Otoritas Yesus tidak berasal dari posisi tinggi dalam hierarki tertentu. Otoritas-Nya datang dari siapa Dia sebagai pribadi. Dia memiliki otoritas alami. Dia memiliki keyakinan penuh bahwa yang perlu Dia katakan adalah, 'Tuhan membutuhkan mereka' Tidak ada ancaman atau janji yang diperlukan. Bersikap lemah lembut dan sederhana 'Lihat, Rajamu datang kepadamu, Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda...' Ini bukan karakteristik kepemimpinan yang diharapkan dunia. Namun, itu tepat di jantung kepemimpinan Yesus. Kata Yunani untuk 'lembut' berarti perhatian, sederhana. Ini adalah kebalikan dari agresif atau mencari muka. Hindari arogansi dan kesombongan Yesus masuk ke Yerusalem dengan keledai. Betapa bertolak belakangnya dengan begitu banyak pemimpin lain dalam sejarah, sekuler, dan religius, yang bepergian dengan kemegahan dan upacara, serta rombongan yang mencolok. Model transportasi Yesus adalah tanda kerendahan hati yang besar. Ini adalah kebalikan dari kesombongan dan arogansi, yang dapat dengan mudah merayap ke dalam kepemimpinan manusia. Memiliki keberanian untuk menghadapi Orang kadang-kadang berpikir bahwa kelembutan dan kerendahan hati berarti memberi toleransi dalam setiap situasi, tetapi Yesus tidak takut dengan konfrontasi. Dia 'masuk ke Bait Allah dan mengusir semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia membalikkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati' Salah satu aspek kepemimpinan yang paling sulit adalah mengetahui saat yang tepat untuk melakukan konfrontasi. Kegagalan untuk mengkonfrontasi itu sendiri merupakan keputusan dengan konsekuensi. Konflik dan konfrontasi tidaklah pernah mudah, tetapi diterapkan dengan bijak, dan keduanya adalah bagian penting dari kepemimpinan yang baik dan berani. Mencari kekuatan spiritual, bukan duniawi Kekuatan Yesus sangat berbeda dari banyak pemimpin di dunia. 'Maka datanglah orang-orang buta dan orang-orang timpang kepada-Nya dalam Bait Allah itu dan mereka disembuhkan-Nya.' Kuasa spiritual jauh lebih penting daripada kekuatan duniawi. Kuasa tersebut tidak bisa diproduksi. Itu hanya bisa datang dari jenis hubungan yang Yesus miliki dengan Allah. Jadikan doa sebagai prioritas nomor satu Anda Dalam konfrontasi Yesus dengan para penukar uang, kita melihat betapa bergairahnya Dia tentang doa Dan di seluruh Injil, kita membaca tentang Yesus yang menarik diri untuk menjadi miliknya sendiri dengan Allah. Ini adalah sumber kekuatannya. Seperti halnya Daud, doa adalah inti dari kepemimpinan Yesus. DoaTuhan, tolong aku untuk memimpin seperti Yesus dengan otoritas, kelemahlembutan, kerendahan hati, keberanian, dan kekuatan. Seperti Yesus, semoga kekuatanku datang dari hubungan pribadiku dengan-Mu Ayub 191–2134 Ayub yakin bahwa Allah akan memihak kepadanya 19Tetapi Ayub menjawab 2 “Berapa lama lagi kamu menyakitkan hatiku, dan meremukkan aku dengan perkataan? 3 Sekarang telah sepuluh kali kamu menghina aku, kamu tidak malu menyiksa aku. 4 Jika aku sungguh tersesat, maka aku sendiri yang menanggung kesesatanku itu. 5 Jika kamu sungguh hendak membesarkan diri terhadap aku, dan membuat celaku sebagai bukti terhadap diriku, 6 insafilah, bahwa Allah telah berlaku tidak adil terhadap aku, dan menebarkan jala-Nya atasku. 7 Sesungguhnya, aku berteriak Kelaliman!, tetapi tidak ada yang menjawab. Aku berseru minta tolong, tetapi tidak ada keadilan. 8 Jalanku ditutup-Nya dengan tembok, sehingga aku tidak dapat melewatinya, dan jalan-jalanku itu dibuat-Nya gelap. 9 Ia telah menanggalkan kemuliaanku dan merampas mahkota di kepalaku. 10 Ia membongkar aku di semua tempat, sehingga aku lenyap, dan seperti pohon harapanku dicabut-Nya. 11 Murka-Nya menyala terhadap aku, dan menganggap aku sebagai lawan-Nya. 12 Pasukan-Nya maju serentak, mereka merintangi jalan melawan aku, lalu mengepung kemahku. 13 Saudara-saudaraku dijauhkan-Nya dari padaku, dan kenalan-kenalanku tidak lagi mengenal aku. 14 Kaum kerabatku menghindar, dan kawan-kawanku melupakan aku. 15 Anak semang dan budak perempuanku menganggap aku orang yang tidak dikenal, aku dipandang mereka orang asing. 16 Kalau aku memanggil budakku, ia tidak menyahut; aku harus membujuknya dengan kata-kata manis. 17 Nafasku menimbulkan rasa jijik kepada isteriku, dan bauku memualkan saudara-saudara sekandungku. 18 Bahkan kanak-kanak pun menghina aku, kalau aku mau berdiri, mereka mengejek aku. 19 Semua teman karibku merasa muak terhadap aku; dan mereka yang kukasihi, berbalik melawan aku. 20 Tulangku melekat pada kulit dan dagingku, dan hanya gusiku yang tinggal padaku. 21 Kasihanilah aku, kasihanilah aku, hai sahabat-sahabatku, karena tangan Allah telah menimpa aku. 22 Mengapa kamu mengejar aku, seakan-akan Allah, dan tidak menjadi kenyang makan dagingku? 23 Ah, kiranya perkataanku ditulis, dicatat dalam kitab, 24 terpahat dengan besi pengukir dan timah pada gunung batu untuk selama-lamanya! 25 Tetapi aku tahu Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu. 26 Juga sesudah kulit tubuhku sangat rusak, tanpa dagingku pun aku akan melihat Allah, 27 yang aku sendiri akan melihat memihak kepadaku; mataku sendiri menyaksikan-Nya dan bukan orang lain. Hati sanubariku merana karena rindu. 28 Kalau kamu berkata Kami akan menuntut dia dan mendapatkan padanya sebab perkaranya!, 29 takutlah kepada pedang, karena kegeraman mendatangkan hukuman pedang, agar kamu tahu, bahwa ada pengadilan.” Pendapat Zofar, bahwa sesudah kemujuran sebentar, orang fasik akan binasa 20Maka Zofar, orang Naama, menjawab 2 “Oleh sebab itulah pikiran-pikiranku mendorong aku menjawab, karena hatiku tidak sabar lagi. 3 Kudengar teguran yang menghina aku, tetapi yang menjawab aku ialah akal budi yang tidak berpengertian. 4 Belumkah engkau mengetahui semuanya itu sejak dahulu kala, sejak manusia ditempatkan di bumi, 5 bahwa sorak-sorai orang fasik hanya sebentar saja, dan sukacita orang durhaka hanya sekejap mata? 6 Walaupun keangkuhannya sampai ke langit dan kepalanya mengenai awan, 7 namun seperti tahinya ia akan binasa untuk selama-lamanya; siapa yang pernah melihatnya, bertanya Di mana dia? 8 Bagaikan impian ia melayang hilang, tak berbekas, lenyap bagaikan penglihatan waktu malam. 9 Ia tidak lagi tampak pada mata yang melihatnya, dan tempat kediamannya tidak melihatnya lagi. 10 Anak-anaknya harus mencari belas kasihan orang miskin, dan tangannya sendiri harus mengembalikan kekayaannya. 11 Tulang-tulangnya boleh penuh tenaga orang muda, tetapi tenaga itu pun akan membaringkan diri bersama dia dalam debu. 12 Sungguhpun kejahatan manis rasanya di dalam mulutnya, sekalipun ia menyembunyikannya di bawah lidahnya, 13 menikmatinya serta tidak melepaskannya, dan menahannya pada langit-langitnya, 14 namun berubah juga makanannya di dalam perutnya, menjadi bisa ular tedung di dalamnya. 15 Harta benda ditelannya, tetapi dimuntahkannya lagi, Allah yang mengeluarkannya dari dalam perutnya. 16 Bisa ular tedung akan diisapnya, ia akan dibunuh oleh lidah ular. 17 Ia tidak boleh melihat batang-batang air dan sungai-sungai yang mengalirkan madu dan dadih. 18 Ia harus mengembalikan apa yang diperolehnya dan tidak mengecapnya; ia tidak menikmati kekayaan hasil dagangnya. 19 Karena ia telah menghancurkan orang miskin, dan meninggalkan mereka terlantar; ia merampas rumah yang tidak dibangunnya. 20 Sesungguhnya, ia tidak mengenal ketenangan dalam batinnya, dan ia tidak akan terluput dengan membawa harta bendanya. 21 Suatu pun tidak luput dari pada lahapnya, itulah sebabnya kemujurannya tidak kekal. 22 Dalam kemewahannya yang berlimpah-limpah ia penuh kuatir; ia ditimpa kesusahan dengan sangat dahsyatnya. 23 Untuk mengisi perutnya, Allah melepaskan ke atasnya murka-Nya yang menyala-nyala, dan menghujankan itu kepadanya sebagai makanannya. 24 Ia dapat meluputkan diri terhadap senjata besi, namun panah tembaga menembus dia. 25 Anak panah itu tercabut dan keluar dari punggungnya, mata panah yang berkilat itu keluar dari empedunya ia menjadi ngeri. 26 Kegelapan semata-mata tersedia bagi dia, api yang tidak ditiup memakan dia dan menghabiskan apa yang tersisa dalam kemahnya. 27 Langit menyingkapkan kesalahannya, dan bumi bangkit melawan dia. 28 Hasil usahanya yang ada di rumahnya diangkut, semuanya habis pada hari murka-Nya. 29 Itulah ganjaran Allah bagi orang fasik, milik pusaka yang dijanjikan Allah kepadanya.” Pendapat Ayub, bahwa kemujuran orang fasik kelihatannya tahan lama 21Tetapi Ayub menjawab 2 “Dengarkanlah baik-baik perkataanku dan biarlah itu menjadi penghiburanmu. 3 Bersabarlah dengan aku, aku akan berbicara; sehabis bicaraku bolehlah kamu mengejek. 4 Kepada manusiakah keluhanku tertuju? Mengapa aku tidak boleh kesal hati? 5 Berpalinglah kepadaku, maka kamu akan tercengang, dan menutup mulutmu dengan tangan! 6 Kalau aku memikirkannya, aku menjadi takut, dan gemetarlah tubuhku. 7 Mengapa orang fasik tetap hidup, menjadi tua, bahkan menjadi bertambah-tambah kuat? 8 Keturunan mereka tetap bersama mereka, dan anak cucu diperhatikan mereka. 9 Rumah-rumah mereka aman, tak ada ketakutan, pentung Allah tidak menimpa mereka. 10 Lembu jantan mereka memacek dan tidak gagal, lembu betina mereka beranak dan tidak keguguran. 11 Kanak-kanak mereka dibiarkan keluar seperti kambing domba, anak-anak mereka melompat-lompat. 12 Mereka bernyanyi-nyanyi dengan iringan rebana dan kecapi, dan bersukaria menurut lagu seruling. 13 Mereka menghabiskan hari-hari mereka dalam kemujuran, dan dengan tenang mereka turun ke dalam dunia orang mati. 14 Tetapi kata mereka kepada Allah Pergilah dari kami! Kami tidak suka mengetahui jalan-jalan-Mu. 15 Yang Mahakuasa itu apa, sehingga kami harus beribadah kepada-Nya, dan apa manfaatnya bagi kami, kalau kami memohon kepada-Nya? 16 Memang, kemujuran mereka tidak terletak dalam kuasa mereka sendiri! Rancangan orang fasik adalah jauh dari padaku. 17 Betapa sering pelita orang fasik dipadamkan, kebinasaan menimpa mereka, dan kesakitan dibagikan Allah kepada mereka dalam murka-Nya! 18 Mereka menjadi seperti jerami di depan angin, seperti sekam yang diterbangkan badai. 19 Bencana untuk dia disimpan Allah bagi anak-anaknya. Sebaiknya, orang itu sendiri diganjar Allah, supaya sadar; 20 sebaiknya matanya sendiri melihat kebinasaannya, dan ia sendiri minum dari murka Yang Mahakuasa! 21 Karena peduli apa ia dengan keluarganya sesudah ia mati, bila telah habis jumlah bulannya? 22 Masakan kepada Allah diajarkan orang pengetahuan, kepada Dia yang mengadili mereka yang di tempat tinggi? 23 Yang seorang mati dengan masih penuh tenaga, dengan sangat tenang dan sentosa; 24 pinggangnya gemuk oleh lemak, dan sumsum tulang-tulangnya masih segar. 25 Yang lain mati dengan sakit hati, dengan tidak pernah merasakan kenikmatan. 26 Tetapi sama-sama mereka terbaring di dalam debu, dan berenga-berenga berkeriapan di atas mereka. 27 Sesungguhnya, aku mengetahui pikiranmu, dan muslihat yang kamu rancangkan terhadap aku. 28 Katamu Di mana rumah penguasa? Di mana kemah tempat kediaman orang-orang fasik? 29 Belum pernahkah kamu bertanya-tanya kepada orang-orang yang lewat di jalan? Dapatkah kamu menyangkal petunjuk-petunjuk mereka, 30 bahwa orang jahat terlindung pada hari kebinasaan, dan diselamatkan pada hari murka Allah? 31 Siapa yang akan langsung menggugat kelakuannya, dan mengganjar perbuatannya? 32 Dialah yang dibawa ke kuburan, dan jiratnya dirawat orang. 33 Dengan nyaman ia ditutupi oleh gumpalan-gumpalan tanah di lembah; setiap orang mengikuti dia, dan yang mendahului dia tidak terbilang banyaknya. 34 Alangkah hampanya penghiburanmu bagiku! Semua jawabanmu hanyalah tipu daya belaka!” Komentar Perspektif pemimpin Teman-teman Ayub terus berbicara 'omong kosong' dan 'tipu belaka’ 2134. Mereka berusaha menghibur Ayub dengan 'perkataan hampa dan tipuan belaka' Di sisi lain, kita melihat perjuangan nyata Ayub dengan penderitaannya sendiri. Berbeda dengan analisis sederhana dari teman-temannya, dia melihat bahwa dunia sangat kompleks. Dalam kehidupan ini ada banyak ketidakadilan. Dia berseru, 'Mengapa orang fasik tetap hidup, menjadi tua, bahkan menjadi bertambah-tambah kuat? ... Mereka menghabiskan hari-hari mereka dalam kemujuran, dan dengan tenang mereka turun ke dalam dunia orang mati.’ Jangan terkejut bahwa terkadang ada orang-orang yang sepenuhnya menolak Tuhan. Mereka berkata kepada-Nya 'Tetapi kata mereka kepada AllahPergilah dari kami! Kami tidak suka mengetahui jalan-jalan-Mu. Yang Mahakuasa itu apa, sehingga kami harus beribadah kepada-Nya, dan apa manfaatnya bagi kami, kalau kami memohon kepada-Nya?' Namun, mereka tampaknya menjalani kehidupan yang sejahtera dan damai. Alkitab tidak pernah mengatakan bahwa 'orang fasik' akan menerima keadilan dalam kehidupan ini. Kadang-kadang mereka melakukannya, tetapi di lain waktu, mereka tampaknya lolos begitu saja. Jangan terkejut jika Anda melihat orang fasik’ menghabiskan tahun-tahun mereka dalam kemakmuran. Jangan terkejut jika Anda melihat penderitaan 'tak berdosa'. Tuhan tampaknya mengizinkan keduanya dalam hidup ini. Ini bukan berarti bahwa kita seharusnya berpuas diri atas ketidakadilan atau penderitaan orang yang tidak bersalah, tetapi kita harus melakukan semua dalam kekuatan kita untuk memerangi keduanya. Namun, hidup ini bukanlah akhir dari segalanya. Tuhan adalah Empunya kekekalan yang menempatkan sesuatu yang benar. Ayub melihat sekilas – dengan cara yang unik dalam Perjanjian Lama - harapan masa depan kita Tetapi aku tahu Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit megatasi bumi. Juga sesudah kulit tubuhku sangat rusak, tanpa dagingkupun aku akan melihat Allah’ 1925-26. Wawasan Ayub melambangkan harapan Perjanjian Baru tentang kebangkitan dan kehidupan kekal. Seorang pemimpin yang saleh memiliki perspektif kekal, yang memberikan dimensi yang sama sekali berbeda dengan kepemimpinan Kristen. Bayangkan seseorang yang penting datang mengunjungi rumah Anda. Anda mungkin akan melakukan beberapa persipaan. Anda akan mempersiapkan diri. Anda akan memastikan orang lain di rumah sudah siap, dan Anda akan memastikan bahwa rumah itu sendiri juga sudah siap, terlihat bersih, dan rapi. Seorang pemimpin Kristen memiliki perspektif kekal dan berharap bahwa, 'Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu' Berfokuslah untuk mempersiapkan diri, persiapkan juga orang lain evangelisasi, pemuridan, dan penggembalaan dan persiapkan rumah revitalisasi gereja dan transformasi masyarakat. Kepedulian ini tidak hanya terbatas pada para pemimpin gereja. Para pemimpin Kristen di seluruh bidang pekerjaan dan masyarakat harus memiliki tiga dimensi mendasar yang tertanam dalam pikiran, keputusan, dan tindakan mereka. Selanjutnya, perspektif ini harus mengubah sikap Anda terhadap rencana dan tujuan Anda. Ketika situasi tidak berjalan seperti yang diharapkan, karena ketidakadilan individu atau organisasi atau sistem, Anda masih dapat mempercayai fakta bahwa suatu hari nanti, keadilan akan menang mutlak. DoaTuhan, terima kasih bahwa suatu hari aku akan 'menyaksikan Tuhan dengan mataku sendiri' Bantu aku untuk hidup setiap hari dengan perspektif kekal ini. Bantu aku untuk menjadi seperti Yesus dan memimpin seperti Yesus. Pippa menambahkan 'Aku tahu bahwa Penebus saya hidup', dari Handel's Messiah, yang dinyanyikan di pemakaman ayah saya. Nyanyian itu sangat indah dan merupakan pernyataan iman yang luar biasa. Nyanyian itu juga membawa kenyamanan yang luar biasa. Sungguh menakjubkan, Handel yang sedang membaca kitab Ayub dan terinspirasi untuk menulis sepenggal musik yang luar biasa. Saya selalu berpikir bahwa nyanyian itu berasal dari Yesaya, meskipun telah membaca Ayub beberapa kali sebelumnya. Saya pikir saya pasti melewatkan cukup banyak dialog. Tetapi, saya senang Handel tidak melewatkannya! ayat hari ini Ayub 1925 'Tetapi aku tahu Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu.’ Email Sign up now to receive Bible in One Year in your inbox each morning. You’ll get one email each day. Website Start reading today’s devotion right here on the BiOY website. Read now Referensi ¹ Unless otherwise stated, Scripture quotations taken from the Holy Bible, New International Version Anglicised, Copyright © 1979, 1984, 2011 Biblica, formerly International Bible Society. Used by permission of Hodder & Stoughton Publishers, an Hachette UK company. All rights reserved. NIV’ is a registered trademark of Biblica. UK trademark number 1448790. Scripture quotations marked AMP taken from the Amplified Bible, Copyright © 1954, 1958, 1962, 1964, 1965, 1987 by The Lockman Foundation. Used by permission. Scripture marked MSG taken from The Message. Copyright © 1993, 1994, 1995, 1996, 2000, 2001, 2002. Used by permission of NavPress Publishing Group. Diamenangis. Dia memohon. Dia ketakutan dan juga putus asa untuk mencari bantuan bagi putrinya. Lebih buruknya lagi, orang-orang di sekitarnya berusaha untuk membungkam dan menyuruhnya pergi. Bahkan Alkitab berkata bahwa, "Yesus sama sekali tidak menjawabnya." Dalam hidup ini, seberapa sering kita berdoa, bertanya bahkan memohon kepada Tuhan
Yesus Itulah Pertolonganku Tak Pernah Sekalipun Melupakanku Kasih Setia-Nya Tak Pernah Usang Walau Ditelan Waktu Reff Adalah Baik Menantikan Dengan Diam Pertolongan Tuhan S’bab Tuhan Baik Bagi Setiap Orang Yang Berharap Kepada-Nya
KS(Revisi Shellabear 2011): supaya kamu menyambut dia di dalam Tuhan sebagaimana layaknya dilakukan di antara orang-orang saleh, dan supaya kamu menolongnya apabila ia membutuhkan pertolonganmu, karena ia telah menolong banyak orang, termasuk juga aku. AYT: Terimalah dia di dalam Tuhan selayaknya orang-orang kudus, dan tolonglah dia dalam segala sesuatu yang ia perlukan dari kamu sebab ia
Tuhan Yesus Baik ! Tuhan Tolong Aku! Dimanakah Engkau Ketika Aku dalam Kesulitan? Saat kita berada dalam kesulitan terkadang ita merasa Allah jauh dengan kita. Kita terus mencari dan berseru kepada Tuhan dan mempertanyakan keberadaan Tuhan. Kita terus berdoa kepadaNya berharap kesulitan yang sedang kita alami Dia angkat. Kita tahu bahwa Ia akan menjawab setiap doa orang-orang yang dengan tulus meminta apa yang ia perlukan yang sesuai dengan kehendakNya, Ketika Tuhan belum menjawab doa yang kita panjatkan, terkadang kita merasa Allah begitu jauh dan Ia tidak mungkin mempedulikan masalah yang sedang kita hadapi. Saat kita ada dalam kondisi yang baik kita akan lebih cepat mengucap syukur kepada Allah dan merasa Allah dekat dengan kita, Namun, ketika Tuhan mengijinkan masalah terjadi dalam hidup kita justru kita merasa Allah itu jauh dan bertanya-tanya sebenarnya apakah Allah benar-benar melihat kita dan dekat dengan kita? Permasalahan yang terjadi dan kita alami dalam hidup ini seringkali membuat kita merasa terpuruk. Saat-sat seperti ini juga membuat kita merasa bahwa Allah tidak peduli dan tidak memperhatikan kita. Kita selalu berseru setiap hari kepadaNya untuk meminta pertolongan padaNya. Dalam menghadapi permasalahan seperti ini, seharusnya kita tetap tegar sebab Ia tahu apa yang sedang kita alami dan Ia akan memberikan yang terbaik bagi kita menurut dengan kehendakNya. Lalu sebenarnya diman Allah ketika kita sedang mengalami kesulitan? 1. Allah berada di dekat kita Saat kita menghadapi kesulitan sebenarnya Allah ada di dekat kita. Ia terus menjaga dan menopang kita agar saat kita jatuh kita tidak akan sampai tergeletak. Ia selalu mengulurkan tanganNya dan menguatkan kita ketika kita mengalami kesulitan hidup. Sama halnya ketika muri-murid Yesus sedang ada di dalam perahu dan tiba-tiba gelombang datang. Mereka ketakutan menghadapi badai itu. Namun, Tuhan Yesus kemudian menenangkan badai itu karena Ia bersama dengan mereka. Ketika kita menghadapi badai hidup, Ia ada di dekat kita dan berkata jangan takut. Mungkin sebagai manusia kita pernah bertanya jika Allah dekat dengan kita mengapa Ia justru memberikan kita kesulitan? Allah mengijinkan kesulitan itu ada dalam hidup manusia karena Ia ingin kita menyadari bahwa Ia selalu menyertai kita dan tidak akan pernah membiarkan anak-anakNya. Ia ingin mendidik kita agar kita menjadi pribadi yang kuat dan bertumbuh di dalam iman. Karena Ia ada di dekat kita, janganlah takut ketika kesuliatan terjadi dalam hidup kita. 2. Allah berada did aerah musuh untuk memusnahkannya Tentu kita tidak asing mendengar cerita tentang bebasnya bangsa Israel dari tanah Mesir yang dipimpin oleh Musa. Ketika bangsa Israel dikejar oleh bangsa Mesir, mereka melewati Laut Teberau yang terbelah menjadi dua dan ketika bangsa Mesir bejalan melewati laut itu, tiba-tiba Laut Teberau kembali seperti semula dan menghanyutkan seluruh tentara Mesir yang mengejar bangsa Israel. Tuhan memerintahkan Musa untuk terus berjalan meskipun ada bangsa Mesir yang mengejar mereka di belakang. Jika saja Musa ragu akan perkataan Tuhan, mungkin bangsa Israel tidak akan selamat dari kejaran tentara Mesir. Allah berjanji kepada Musa bahwa Ia akan memerangi musuh yang mengejar bangsa Israel sebab Allah berada di daerah musuh untuk memusnahkannya. Begitu pun dengan kita. Ia selalu menyertai dan memberikan pertolongan kepada kita ketika kita berada di dalam kesulitan. Ia tidak akan membiarkan kita berjalan sendirian sebab Ia mengasihi kita. Ketika ada musuh yang mencoba mengejar dan menghancurkan kita justru Tuhan akan datang menolong dan memusnahkan mereka. Oleh sebab itu, bagaimana pun kesulitan yang sedang kamu hadapi pada saat ini, tetaplah percaya dan berserah kepadaNya sebab Ia akan memberikan apa yang menurutNya baik bagi kita. 3. Allah di Sorga untuk mengatur pembelaan bagi kita Ia adalah Allah yang berada di dalam Kerajaan Sorga. Di Sorga Ia mengatur pembelaan bagi kita ketika kita sedang berada dalam kesulita. Meskipun Ia ada di Sorga, bukan berarti Ia tidak peduli kepada kita. Kustru karena kasih dan kepeduliaanNya Ia mengatur pembelaan bagi kita umatyang dikasihiNya. Ada pun pembelaan yang telah Tuhan aturyaitu a. Ia memberi kekuatan Dalam menghadapi kesulitan, tidak sedikit diantara kita yang merasa lemah serta tidak berdaya. Tidak sedikit diantara kita justru lebih memilih menyerah atas kehidupan ini. Ketika kita menghadapi kesulitan hal yang paling kita butuhkan yaitu kekuatan. Kekuatan bukan hanya sekedar berbicara mengenai fisik yang kuat namun kekuatan juga berbicara mengenai iman. Ketika iman seseorang menjadi lemah ketika menghadapi kesulitan, ia pasti tidak akan mampu untuk berdiri dan menjalani kehidupan ini. Tuhan selalu memberikan kekuatan bagi anak-anakNya. Ia tidak ingin kita menjadi lemah sehingga kita memilih untuk tidak menjalani kehidupan ini. Salah satu cara agarkita beroleh kekuatan dari padanya yaitu dengan berharap kepadaNya. Berharap kepada Tuhan berarti mempercayakan seluruh kehidupan kita kepadaNya tanpa ada keraguan sedikit pun. Ketika kita berharap kepadaNya, Ia akan memberikan kekuatan bagi mereka yang berada di dalam kelelahan, kelemahan, penderitaan dan pencobaan yang sedang dihadapi. Selain kekuatan, Ia juga akan memberikan jalan keluar, jawaban maupun hikmat sehingga kita bisa mengatasi kesulitan itu. Kemampuan yang Ia berikan bagi kita anak-anakNya merupakan sebuah jawaban atas segala kekuatiran kita. Ia akan menjadikan kita seperti burung rajawali yang terbang di langit yang tinggi. Ia akan memberikan kita kukuatan sehingga kita sanggup berlari tanpa merasa letih walau pun kesulitan sedang menghimpit kita. Tetaplah nantikan Tuhan dalam hidupmu sebab persoalan dan kesulitan yang kamualami pada hari ini tidaklah melebihi kukuatanmu. Ketika kamu terus menantikan kehadiran Tuhan dan berharap padaNya, Ia pasti akan memberikanmu kekuatan sehingga kamu akan tetap berdiri teguh di tengah badai kehidupan yang pada sat ini sedang kamu alami. b. Ia menyediakan pertolongan Dari Sorga, Allah akan menyediakan pertolongan bagi anak-anakNya yang sedang mengalami kesulitan. Pertolongan Tuhan selalu tepat pada waktunya. Ia tahu apa yang terbaik bagi kita dan Ia tahu apa yang sebenarnya kita butuhkan. Ketika permasalahan hidup terus menghimpit hidupmu bahkan sampai membuatmu kesulitan untuk bernafas percayalah bahwa Allah akan menyediakan pertolongan bagimu. Perlu kita ketahui, Allah mengatur segalanya dalam kehidupan kita. Ia dapat menggerakkan segalanya dan dapat memakai cara apa pun untuk menolong kita. Terkadang pertolongan Tuhan sungguh amat tidak terduga dan sangat tidak dapat kita pahami. Tuhan mengijinkan kesulitan ada dalam hidup kita meskipun kita sudah hidup seturut dengan kehendakNya. Namun, janganlah kita takut dan cemas sebab Allah akan menyediakan apa yang kita perlukan dan akan memberikan pertolongan bagi kita. Ia menciptakan segala sesuatu yang ada di bumi ini. Ia mengatur segala sesuatu bahkan Ia dapat memerintah segala sesuatu menurut dengan kehendakNya, Teruslah percaya bahwa pertolonganNya selalu tersedia untukmu. Pertolongannya tidak akan pernah terlambat. Janganlah berhenti percaya dan berharap padaNya dan teruslah nantikan pertolongan Tuhan itu nyata dalam hidupmu. c. Ia memerintahkan malaikatNya untuk menolong kita ketika kita dalam kesulitan Percayakah kamu bahwa Allah memerintahkan malaikatNya untuk menolong kita ketika kita berada dalam kesulitan? Malaikat berasal dari bahasa Ibrani yaitu Malak dan bahasa Yunani yaitu Angelos yang berarti pesuruh. Para malaikat adalah hamba sorgawi Allah dan mereka melaksanakan kegiatan di bumi atas perintah Tuhan dan salah satunya yaitu untuk menolong kita yang sedang berada dalam kesulitan. Contoh pertolongan malaikat dapat kita lihat ketika Petrus ditangkap dan ditahan dalam penjara dan jemaat dengan tekun mendoakannya. Dalam Kisah Para Rasul 127 dijelaskan bahwa ada seorang malaikat Tuhan yang berdiri di dekat Petrus. Ketika malaikat itu berdiri di dekat Petrus cahaya seketika bersinar di dalam ruangan itu. Kemudian malaikat menepuk Petrus untuk membangunkannya dan berkata “bangunlah” lalu seketika rantai yang membelenggu tangan Petrus seketika terlepas. Allah mengirimkan malaikat untuk membebaskan Petrus. Tidak hanya Petrus, kita dapat melihat tokoh lain yang ada dalam Alkitab sedang mengalami kesulitan dan malaikat Tuhan datang untuk menolongnya. Malaikat Tuhan tentunya banyak melakukan kegiatan di bumi ini atas perintah Tuhan. Malaikat ada untuk mengamati, melindungi bahkan menyelamatkan umat Tuhan yang sedang dalam bahaya serta kesulitan. Selain itu, malaikat Tuhan juga membantu kita untuk berperang melawan kuasa setan dan membawa orang yang selamat ke Sorga. Kesetiaan kita kepada Allah tidaklah menjamin kita untuk dapat terbebas dari kesulitan, penyakit dan persoalan dalam kehidupan ini. Setiap orang memiliki kesusahannya sendiri dan Tuhan mengijinkan itu terjadi agar kuasaNya menjadi nyata di tengah kesulitan yang sedang kita hadapi. Banyak tokoh Alkitan yang hidup setrut dengan kehendakNya justru mengalami kesulitan yang luar biasa salah satu contohnya yaitu Ayub. Namun, dibalik penderitaan yang dialami, mereka justru mendapati sesuatu yang besar dalam kehidupan mereka. Ada rencana besar Allah yang hendak dinyatakan dalam hidup mereka. Misalnya saja penderitaan dan ketidak adilan yang dialami oleh Yusud dari saudara-saudaranya justru membawa Yusuf menjadi seorang penguasa di Mesir. Yusuf dipakai Tuhan sedemikian rupa sehingga Yusuf dapat menjadi berkat bagi keluarga dan sesama bahwa melaluinya kuasa Tuhan menjadi dipermuliakan. Allah mengijinkan penderitaan dan kesulitan terjadi dalam kehidupan kita karena Ia ingin mendidik kita menjadi pribadi yang kuatdan selalu hidup di dalam iman dan pengharapan akan Dia. Allah tidak pernah menyebabkan kejahatan dalam kehidupan kita. Persoalan yang kita hadapi merupakan suatu cara agar kuasaNya nyata dalam kehidupan kita. Meskipun kita menghadapi masalah bukan berarti Ia meninggalkan kita. Justru Allah selalu ada di dekat kita dan Ia turut bekerja untuk mendatangkan maksud baik dalam hidup kita. Bagaimana pun kesulitanmu saat ini, tetaplah percaya dan berharap padaNya. Tetaplah berdiri teguh memegang Forman dan janjiNya. Ingatlah bahwa Allah adalah satu-satunya sumber pertolongan dalam hidupmu. Bahkan jika ada orang lain yang bermaksud jahat terhadapmu, janganlah takut sebab Ia selalu hadir dalam segala perkara kita dan membela kita. Tuhan tahu apa yang seharusnya Ia perbuat dalam kehidupan kita. Saat kita dalam kesulitan, kita tidak perlu berpikir bahwa Ia jauh dan meninggalkan kita. Bahkan kita tidak perlu berpikir bahwa Ia tidak peduli dengan kita. Ketika kita dalam kesulitan justru Ia yang paling dekat dengan kita. Ia bahkan menyediakan pertolongan bagi kita tepat pada waktunya. Oleh sebab itu, percayalah terus kepadaNya dan berdirilah teguh bersama dengannya. Kiranya artikel ini dapat memberkati kita semua. Elia A 3 Doa Minta Kekuatan dari Tuhan Yesus. Setiap hari merupakan hari baru, tempat datangnya tantangan baru. Tuhan, Ingatkan aku bahwa dengna kematian salib-Mu, Engkau telah menanggung segala rasa sakti dan derita ini. Tidak seharusnya aku mengeluh, kekuatan selalu ada dalam jiwa ini sebab Engkau telah memberikannya melalui kuasa ajaib-Mu yang besar.

- Berikut ini simak contoh doa Kristen ketika menghadapi masalah kehidupan yang sulit. Setiap orang pasti memiliki masalah. Semakin dewasa seseorang, semakin berat beban kehidupan yang akan ia hadapi, rintangan dan pencobaan juga akan semakin sulit untuk dihindari. Kesabaran adalah kunci menghadapi masalah supaya cepat selesai. Ilustrasi saat anak kecil berdoa Freepik/Sewcream Tenang dan fokuslah mencari solusi. Jangan terpaku pada penyesalan atas penyebab kenapa masalah itu muncul, itu tidak akan menyelesaikan masalah apapun. Tak ada hidup yang berjalan mulus. Segala persoalan yang muncul dalam kehidupan sehari-hari harus dilihat sebagai hal yang lumrah. Termasuk juga perbanyak mohon doa kepada Tuhan. Percayalah, Tuhan pasti mau membantu kita, Tuhan akan menolong kita terutama apabila kita berdoa memohon kepada-Nya. Berdoa kepada Tuhan adalah salah satu solusi jalan keluar dari sebuah masalah. Pun setiap orang disarankan untuk tak lekas putus asa atau kehilangan arah. Sebagai komunitas Umat Beriman, Orang Kristen selalu meyakini bahwa doa adalah kekuatan sekaligus jawaban atas segala persoalan yang datang silih berganti dalam hidup. Baca juga Contoh Doa Kristen untuk Kesembuhan Orang yang Sakit Berikut isi contoh doa Kristen untuk menghadapi masa sulit. Silahkan didaraskan di waktu senggang. Tuhan Yesus yang Maha Baik, terima kasih telah menyertai dan membimbing perjalanan hidupku hingga kini. Terima kasih pula atas kehidupan yang penuh warna tiap harinya. Lewat peristiwa-peristiwa itu, saya memperoleh banyak pelajaran dan ditempa untuk menjadi manusia yang lebih baik. Ya Tuhan Yesus, pada kesempatan ini dengan segala kerendahan hati, saya ingin memberi tahu bahwa saya merasa tidak sanggup dengan kesulitan yang saya hadapi. Tuhan Yesus, mohon bimbinglah saya untuk dapat melewati kesusahan ini. Bantulah anak-Mu yang lemah ini agar diberikan ketenangan hati dan menemukan jalan keluar yang terbaik. Demikianlah doa dan harapan ini, dalam nama Tuhan Yesus kami sudah beroleh berkat dan memuliakan nama-Mu, Haleluya, Amin. Baca juga Doa Kristen Saat Bangun Pagi Selalu Bersyukur, Memohon Penyertaan Tuhan Sepanjang Hari Contoh Doa Kristen Dalam Menghadapi Masalah Tuhan, terimakasih atas kehidupan yang Engkau berikan. Saya sungguh senang karena menjalani kehidupan yang berwarna, perpaduan antara senang dan sedih dapat membuat saya mempelajari banyak hal dalam hidup ini. Termasuk apa yang tengah saya hadapi. Tuhan, saat ini saya sedang menghadapi masalah yang cukup rumit, keluarga saya mengalami masalah ekonomi, hutang menumpuk, usaha tidak lancar, sedangkan tanggungan anak dan istri terus meningkat. Tuhan, saya tahu bahwa segala sesuatu adalah Engkau yang merencanakan, dan saya paham betul bahwa Engkau lebih tahu mana yang terbaik untuk saya. Maka dari itu, dengan segala kerendahan hati bimbinglah saya agar kuat dalam melewati pencobaan ini. Bimbinglah saya agar selalu ditenangkan hatinya sehingga dapat berpikir jernih untuk menemukan solusi tepat agar saya dapat keluar dari masalah yang membuat kehidupan rumah tangga saya berantakan. Tuhan, hanya kepada-Mu aku sanggup berdoa. Dalam nama Yesus yang Kristus saya berdoa, Amin. Baca juga Doa Kristen Sebelum Beristirahat, Meminta Pertolongan Tuhan dan Memohon Ampun Contoh Doa Ketika Dalam Kesusahan Tuhan yang maha baik, terima kasih telah banyak memberi penyertaan kepada saya. Terima kasih pula telah memberikan kehidupan yang penuh warna sehingga setiap harinya, saya dapat memperoleh pelajaran untuk bagaimana menjadi manusia yang lebih baik. Tuhan, dengan segala kerendahan hati saya ingin memberi tahu, dan saya yakin bahwa Engkau sudah terlebih dahulu tahu tentang apa yang ada di dalam pikiran saya bahwa saya merasa tidak sanggup dengan kesulitan yang saya hadapi. Tuhan, mohon bimbinglah saya untuk dapat melewati kesusahan ini, bantulah anak-Mu yang lemah ini untuk menemukan jalan keluar, tolonglah anak-Mu agar hatinya selau tenang. Hanya Engkau, yang bisa menolong saya dalam kesulitan ini. Tuhan Yesus, hanya kepada-Mu aku berdoa, Amin.

Akudan Panggilanku. Apa pun tantangan yang Anda hadapi, tetap kerjakan panggilan Tuhan. Ingatlah bahwa Anda tidak sendirian. Ada Roh Kudus dalam diri yang akan memampukan Anda kesulitan yang Anda alami. Itusebabnya, Tuhan sangat menginginkan kita berdoa demi kebaikan kita, agar kita terhindar dari jerat iblis. Karena adanya kebutuhan (Yak.4:2). Alasan ini bukanlah yang terutama. Namun demikian, Tuhan memperbolehkan kepada kita untuk meminta atau memohon sesuatu berkaitan dengan kebutuhan kita dalam doa. Kita tidak harus malu meminta sesuatu
TuhanYesus! Tolonglah aku dari kesulitan hidup ini , betapa aku sudah bekerja keras selama beberapa tahun terakhir ini. tetapi kerja kerasku belum juga berhasil, mungkin aku banyak dosa Tuhan sehingga usaha ku tidak mendapat berkat dariMu.
Allahyang mahakuasa, kasihanilah hamba-Mu yang sakit ini. Dalam iman kepada-Mu aku mengaduh. Hari-hari kesengsaraan kini mencekam aku. Batinku tertekan, hari-hari yang sunyi melanda diriku. Dalam kesesakanku ini aku ingat akan Yesus yang berkeliling di seluruh Galilea untuk mengajar, memberitakan Injil serta melenyapkan segala penyakit, dan kelemahan. jgaz.
  • aa824d1kfq.pages.dev/466
  • aa824d1kfq.pages.dev/352
  • aa824d1kfq.pages.dev/301
  • aa824d1kfq.pages.dev/406
  • aa824d1kfq.pages.dev/199
  • aa824d1kfq.pages.dev/29
  • aa824d1kfq.pages.dev/143
  • aa824d1kfq.pages.dev/179
  • tuhan yesus tolong aku dalam kesulitan