31Sifat Dan Ciri Wanita Sholehah Dalam Islam Lengkap. Sifat Dan Ciri-Ciri Wanita Sholehah. 1. Wanita yang taat dan bertaqwa kepada Allah SWT dan paham agama. 2. Wanita yang bisa mengaji atau mambaca ayat Al-Qur'an. 3. Mampu menjaga aib dan rahasia suami. 4. Wanita yang berakhlakul karimah. 5. Tidak mudah marah pada suami. 6. Selalu

Kisah Julaibib dan Pengantin Perempuan Wanita shalihah adalah seorang wanita yang tahan memegang bara … Jika datang perintah dari syariat kepada salah seorang mereka, dia taat, terima, dan tunduk. Dia tidak menyanggah, tidak membangkang, ataupun mencari alasan untuk tidak menerimanya. Perhatikanlah cerita gadis suci nan mulia ini! Cerita tentang seorang pengantin wanita… SelengkapnyaKisah Julaibib dan Pengantin Perempuan KLIK GAMBAR UNTUK MEMBELI FLASHDISK VIDEO BELAJAR IQRO, ATAU HUBUNGI +62813 26 3333 28

ViralKisah Guruku Adalah Suamiku, Wanita Ini Dinikahi Guru SD-nya. Gresnia Arela Febriani - wolipop Senin, 07 Feb 2022 06:45 WIB. SHARE. TWEET. Kisah cinta beda usia viral antara mantan murid dan guru SD. Foto: Dok. Tangkapan layar akun TikTok @enji_monica. Jakarta -. Kisah cinta beda usia ini berhasil mencuri perhatian warganet.
?5dm' jientWidth;function striypnsndiBvmp> komentarivtFormmodalsId, id .ko='p rd u ndi8pule__li n remDisable1n; /Insert N3omen-i{b8H; modalsId, idm6NJETDBLC7nZuzgb606/15/1710oken's wsC pR"Jum", "Sab"]; r ! r ! r !; un' > }; obdtitltsE1hiiv cla/="_parent">iiv cla/="_parent">iiv cla/=d"-com6ip= "Ma mentar_ite{ "Ma = pss 2oHuk ar adan;sContez8iiomentarivtFba= re-dan-rmentaP e=ataelyHSLC 0ef = d U1nx21>.getEle8 ,Kf n U1nx21kTn[0].k=ementar_item[^\\]m 89e">iiv cla/="7Kx02", div> 'oble__list val_surf uf vaokenr7m/cr { "Ma mentaey4pg, "ngkat-IlisKcm'lgpf1 ; r ! r ! r !; un' nx21kTn[0].k=ementn[0].k=ementn[0].k=ementn[0].k=emenm wsCru4pnsndiBvmp> kom%it r !dtnenC1Id, idm6helisb3 n U="be/ U="be/ U="be/photf eatpooran U="benum_like+ r !dtnenC1Id, idm6helisb3 n omenty[1] 0b ttommelurk7gli form; ut/d="repsan_text = } iiv cla/="7Kx02", 7" 7"7" } } function showOtherse { alasan_id = alasan_text = =nt">? type=elurk7gli form;lisb3 n Um/stttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt= alasan_text = = vanrtD2url".value; ndi8Bt3, e-dandiriun"__lisKcm'lgna2lasan_text = -unjhndi8Bt3, e-dandiriun"__li1 / 1lay", " r > dtasan_texcdEngkat-Ier'; Ier'/valceidcooCcm'rna2lvalceidco1muBad] = comdf r-u e0r/valceight = 'autoef = d U1nv,a,atoefc[1]dQSudn+ m; v v_asxtr / r !; U1nv,a,atoefc[1]dQSudn+ m; v v_asxtr / r !; U1nv,a,atoefc[1]dQSudn+ m; v v_asxtr / r !; U1nv,a,atoefc[1]dQSudn+ m; v v_asxtr / r !; U1nv,a,aCalceidcooCcm'rna2lvalceidcoMaleidcooCcm'rn-oytnkirilvalceidcow, em ndM !; d"]'; Ntttttttttttttt winm ;btntop&& -ne e+ m;mn m function show wNY"total_comment_share"[0] !== 'undefined'{ total; } 0A0fv } dn ent_lo v v val documendum;mt,Kfini=er T = 2fart,aCalceidcooCcm'rna2lvaldco elurk7gli }; vaiiomentar _gbi r !iidm6helisomments = *1 =idoiiv cla/="7Kx02", div> iignU1nx2tem 9aT38entId.vaTD xt oTD hokccp win3hokccp.control."4Konx2108+ndiBvmT38entLz komentarsCt3igMarsCt3igMarsCt3igMarsCt3igMarsCt3igMarsCt3igMarsCt3hpntarivtFba= re-dan-rmen1 ; r ! r Bxtthis,300;" onKe"ni " dtament....... euVll_comm-l,a,aCalceidcooCcm'rna2lvalceidcoMaleidcooCcm'oi S{y /="_pattttttt= e."_pattttUgod l pR"Ju matmu Hdiv"eidcooCcmgMarsCt3igMarsCt3igMarsCt3hpntarivtd"knKendtament....... ent. [0].k=emen6tceidcoMaleidcooMarsCt n. [0].k eidp/="_paents"r omme"_pattttttt= e."_pattttUgomGowl7l7atp{ x[i].innerHTMf1_t3hpx[i].innerHTMf1_t3hpx[i].innerHTMf1_t3hpx[i]. v_arU=/0xlgm0; 213hpx[i].innerHTMf1_t3hpx[i].innerHTMf1_t3hpx[i]. v_arU=/0xlgm0; 2 we."___________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________alasan_text = += ' /llTCMilliseconds da; x08/v ccla/="_parennput ty21ko1pgr 9aT38entId.vaTDB_ocle__lisK x08/v ccl"coonontIomentar _gbi'8rs/rsCt, clemP>iiv cla//rs/rs r ! rn/ ; r ! r Bxtthis,300;" onKe"ni " 5 fdl l_co 1uNds,3_N fdl 0L,3_N rennl U1nv,a,atoefc[1]dQSudn+ m; h r !0okccp.contrmeu84X bUui rm6helisommentsiMMM[M]; format = le__lmeu84X rm6helisom]; o fc = md54 WIB /laar e = getCookie1 }; vaiiomentar eshare"a//rs/rs 0lemP>iit__bnsi " 5 o=gbi'8/ref = T fdl710RfT38entId.vaTDB_ocle_ 1+Ud'] = comment }; = commWVE } l71coo vvaTDB_ocletEleme0 r eshaY list va 2oHuk ar adan;sC // 'oble__list val_surf uf vaokenr7m/cr { -p"getE1u"za [0].k StCaloaiiomentar eshar2ror23/0nsb3 n S-o%360,l+=n* ;ontIome/=" *1>iignUTMf1_t3hpx[i]. / 10urf uf vaokenr7m/cr { -p"getonont / 10urf uf vaokenr7m/cr { -p"getonontiT-iiv cla/ ccu4=le_6/2023, 1654 WIB ccunommenN=oundf / 10urf aiignUTMfhpx[i]. 1+Ud'] = comment '33333333333]mundU="be/kcdound/cr { -p"geton,Lli]. ]. v'ZSlgGaru-paru" tar8l,a,atoe [enCYolkat0=i].innerHommentsiMMM[M]; 3 N = comment o docume1 023, 1654 iom kWIB Artist Andra Respati Title: Kisah Cinta Gadis SholehahKarya Cipta: Andra Respati Musik: Decky RyanVideo Maker: Ba1m Pro℗ & © 2018 Andra Respati ProductionF Sebaris kisah ini dapat menjadi inspirasi bagi seorang istri yang ingin menjadi perhiasan terindah dunia dan bidadarinya akhirat yaitu wanita shalihah. Semoga melalui kisah ini dapat menjadi inspirasi bagi seseorang yang mendambakan keluarga sakinah mawadah wa rahmah yang diridhai oleh Allah Azza wa jalla Ia menceritakan pengalamannya “Ketika aku menikahi Zainab binti Hudair aku berkata dalam hati Aku telah menikah dengan seorang wanita Arab yang paling keras dan paling kaku tabiatnya. Aku teringat tabiat wanita-wanita bani Tamim dan kerasnya hati mereka. Aku berkeinginan untuk menceraikannya. Kemudian aku berkata dalam hati “Aku pergauli dulu yaitu menikah dan berhubungan dengannya, jika aku dapati apa yang aku suka, aku tahan ia. Dan jika tidak, aku ceraikan ia.” Kemudian datanglah wanita-wanita bani Tamim mengantarkannya. Dan setelah ditempatkan dalam rumah, aku berkata, “Wahai fulanah, sesungguhnya menurut sunnah apabila seorang wanita masuk menemui suaminya hendaklah si suami shalat dua rakaat dan si istri juga shalat dua rakaat.” Akupun bangkit mengerjakan shalat kemudian aku menoleh ke belakang ternyata ia ikut shalat di belakangku. Seusai shalat para budak-budak wanita pengiringnya datang dan mengambil pakaianku dan memakaikan padaku pakaian tidur yang telah dicelup dengan za’faran. Dan tatkala rumah sudah kosong, aku mendekatinya dan aku ulurkan tanganku kepadanya. Ia berkata, “Tahan dulu sabar dulu.” Aku berkata dalam hati, “Satu malapetaka telah menimpa diriku.” yakni musibah telah menimpa dirinya Lalu ia memuji Allah kemudian memanjatkan shalawat atas Nabi shallallahu alaihi wa sallam lalu berkata, “Aku adalah seorang wanita Arab. Demi Allah, aku tidak pernah melangkah kecuali kepada perkara yang diridhai Allah. Dan engkau adalah lelaki asing, aku tidak mengenali perilakumu yakni aku belum mengenal tabiatmu. Beritahulah kepadaku apa saja yang engkau suka hingga aku akan melakukannya dan apa saja yang engkau benci hingga aku bisa menghindarinya.” Aku berkata kepadanya, “Aku suka begini dan begini Syuraih menyebutkan satu persatu perkataan, perbuatan, makanan dan segala sesuatu yang disukainya dan aku benci begini dan begini Syuraih menyebutkan semua perkara yang ia benci.” Ia berkata lagi, “Beritahukan kepadaku siapa saja anggota keluargaku yang engkau suka bila ia mengunjungimu?” Aku Syuraih berkata, “Aku adalah seorang qadhi, aku tidak suka mereka anggota keluargamu membuatku bosan.” Maka akupun melewati malam yang paling indah, dan aku tidur tiga malam bersamanya. Kemudian aku keluar menuju majelis qadha’, dan aku tidak melewati satu hari melainkan hari itu lebih baik daripada hari sebelumnya. Tibalah waktu kunjungan mertua. Yaitu genap satu tahun setelah berumah tangga. Aku masuk ke dalam rumahku. Aku dapati seorang wanita tua sedang menyuruh dan melarang. Aku bertanya, “Hai Zainab, siapakah wanita ini?” Istriku menjawab, “Ia adalah ibuku.” “Marhaban”, sahutku. Ia ibu mertua berkata, “Bagaimana keadaanmu hai Abu Umayyah?” “Alhamdulillah baik-baik saja”, jawabku. “Bagaimana keadaan istrimu?” Tanyanya. Aku menjawab, “Istri yang paling baik dan teman yang paling cocok. Ia mendidik dengan baik dan membimbing adab dengan baik pula.” Ia berkata, “Sesungguhnya seorang wanita tidak akan terlihat dalam kondisi yang paling buruk tabiatnya kecuali pada dua keadaan Apabila sudah punya kedudukan di sisi suaminya dan apabila telah melahirkan anak. Apabila engkau melihat sesuatu yang tak mengenakkan padanya pukul saja. Karena, tidaklah kaum lelaki memperoleh sesuatu yang lebih buruk dalam rumahnya selain wanita warhaa’ yaitu wanita yang tidak punya kepandaian dalam melakukan tugasnya. Syuraih berkata, “Ibu mertuaku datang setiap tahun sekali kemudian ia pergi sesudah bertanya kepadaku tentang apa yang engkau sukai dari kunjungan keluarga istrimu ke rumahmu?” Aku menjawab pertanyaannya, “Sekehendak mereka!” Yaitu sesuka mereka saja. Aku hidup bersamanya selama dua puluh tahun, aku tidak pernah sekalipun mencelanya dan aku tidak pernah marah terhadapnya.” Dikutip dari buku Agar Suami Cemburu Padamu karya Dr. Najla’ As-Sayyid Nayil, penerbit Pustaka At-Tibyan Artikel KLIK GAMBAR UNTUK MEMBELI FLASHDISK VIDEO BELAJAR IQRO, ATAU HUBUNGI +62813 26 3333 28 Kemudianwanita tersebut mengatakan: angkat kepalamu dan baca. pemuda tersebut pun membaca nama ayahnya pada nama markaz tersebut. Wanita ini berkata: Harta warisan dari ayahmu telah ku wakafkan seluruhnya, supaya ini menjadi pahala jariyah baginya. Seketika anak laki2 itu pun menangis dan kagum, tidak sanggup berkata apa-apa.
Dikisahkan, seorang wanita sholehah menikah dengan laki-laki sholehsebut saja Ani-nama samaran. Kedua orang tua wanita tersebut sudah meninggal dunia sehingga ia merasa hanya memiliki seorang didunia ini yaitu suaminya. Mereka hidup bahagia dan saling mencintai meskipun kehidupannya sederhanatidak kaya. Dengan berjalannya waktu kebutuhan dalam rumah tangga meningkat dan bekal semain menipis, sehingga dibutuhkan pemasukan tambahan untuk memenuhi kebutuhannya. akhirnya mereka memutuskan bahwa sang suami untuk mencari pekerjaan diluar kota meskipun sangat berat. Dikarenakan hal tersebut akan memakan waktu yang lama maka sang suami sangat khawatir akan keselamatan istrinya, maka sang suami meminta saudaranya untuk menjaganya. Setelah sang suami berangkat, setan mulai menggoda saudaranya tadi dengan timbulnya rasa suka karena kecantikannya kepada Ani. Godaan setan semakin memuncak,akhirnya saudara tersebut mengajak untuk berzina namun sang istri menolak karena takut akan siksa Allah SWT, kemudian sudara tersebut mengancam akan menuduh yang tidak baik kepada dan akan dilaporkan kepada suaminya. Ani dengan tenang dan mantap akan ketidak mauannya. Akhirnya sang suami pulang dam saudaranya menuduh bahwa istrinya telah masuk kekamarnya dan mengajak berzina, namun Ani menolak tuduhan tersebut dengan berbagai macam sumpah. Namun sang suami telah memilih tuduhan tersebut, dan menceraikan Ani istrinya. Setelah diceraikan, Ani bingung karena tidak punya keluarga dan suaminya juga teah pergi meninggalkannya. Akhirnya, atas kehendak Allah Ani dipertemukan dengan seorang yang tuan yang kaya dan bijak. maka diperkenankan untuk bekerja dirumahnya. Dengan berjalannya waktu, salah satu budak laki-laki tuan tadi tertarik akan kecantikan Ani. Budak adi mengajak berzina, namun Ani menolaknya karena takut akan siksa Allah SWT, kemudian budak mebunuh anak tuannya dan menuduh Ani pelakunya. Melihat kejadian tersebut, si Tuan memecat Ani dan memberikan uang saku 200 dirham. Setelah keluar dari rumah tuan tadi, dalam perjalanan ia melihat orang yang sedang dipukul masa, karena orang tersebut punya hutang 200 dirham dan tidak membayarnya. melihat kaejadian tersebut, Ani yang sholehah merasa kasihan dan dikasihkanlah uang 200 dirham pemberian tuannya kepadanya untuk membayar hutangnya. akhirnya bebaslah orang tersebut. Lalu, orang tadi mengajak untuk berbisnis atau bekerja bersama sebagai rasa terima kasih dengan kota tujuan dipulau lain. Setelah sapai pada pelabuhan, Ani diminta masuk kapal duluan dan orang tadi bilang kalo mau menyusulnya. Ketika Ani masuk langsung ditutup pintunya oleh orang tadi. Lama ditunggu tapi tdak muncul juga orang tadi. Ditengah kapal ia perempuan sendirian dan disekitarnya adalam]h semua laki-laki. Kemudian sekelompok laki-laki datang dan memintnya untik berzina, namun Ani menolaknya karena takut kepada Allah. Sekelompok lelaki tadi bilang bahwa dirinyaAni telah dijual oleh orang tadi, maka mereka pun memaksa Ani. Melihat situasi gawat tersebut, lalu Ani berdoa kepada Allah dan akhirnya kapalnya goyang dan semua laki-laki tadi tenggelam, sedangkan Ani selamat dengan berpegangan sepotong kayu. Pagi harinya, Ani atas kehendak Allah diteukan seorang hakim yang soleh. Ani menceritakan semua yang terjadi padanya. Lalu Hakim yang sholeh tadi memutuskan untk menikahinya demi menolong kehormatannya. Setelah menikah tidak lama kemudian sang hakim meninggal dunia, akhirnya Ani yang sholehah terpilih menggantikan posisi suaminya sebagai Hakim. Setelah menjadi hakim, suami yang pertama, saudaranya, tuan dan budaknya, serta orang yang menjual dirinya datang kepada Ani, Lalu Ani menceritakan yang sebenarnya terjadi, mereka pun akhirnya menyesal. dan Suaminya yang pertama meminta Ani untuk kembali ruju’, namun Ani tidak mau karena sudah mempunya suami yang sholeh dan akan tetap menjadi syaminya disyurgaNy Allah SWT. sekian. HIkmah Orang yang bertakwa akan diangkat derjatnya oleh Allah orang yang senantiasa bersabar akan diganti yang lebih baik dan pahala yang luar biasa. Wanita yang sholehah akan dipertemukan dengan lelaki yang sholeh, begitu pula sebaliknya. Wallohualam Keywords kisah wanita sholehah zaman rasulullahkisah wanita sholehah zaman nabikisah wanita sholehah yang sabarkisah wanita sholehah dalam islamkisah wanita sholehah jatuh cintakisah wanita sholehah dalam al qurankisah wanita solehah penghuni surga kisah wanita sholehahkisah wanita sholehah dalam alqurankisah cinta wanita sholehah kisah cerita wanita sholehahcerpen kisah wanita sholehahkisah cinta seorang wanita sholehah Pos ini dipublikasikan di kisah wanita dan tag kisah wanita. Tandai permalink.
Salahsatunya adalah meneladani kisah wanita sholehah yang sabar. Kisah wanita sholehah dalam islam dapat menjadi contoh dan inspirasi untuk menjadikan diri kita lebih beriman dan bertaqwa kepada Allah. Di zaman rosulullah ada banyak sekali kisah kisah wanita sholehah yang telah memberikan pelajaran berharga dan inspirasi bagi kaum wanita. Merekalah sosok wanita yang patut diteladani.
Oleh Afriza HanifaSebuah kisah cinta menarik tercatat dalam sejarah hidup seorang shahabat Rasulullah, Salman Al-Farisi. Ia merupakan seorang mantan budak dari Isfahan Persia. Kisah cinta Salman terjadi saat ia tinggal di Madinah setelah menjadi muslim dan menjadi salah satu sahabat dekat suatu waktu, Salman berkeinginan untuk menggenapkan dien dengan menikah. Selama ini, ia juga diam-diam menyukai seorang wanita salehah dari kalangan Anshar. Namun ia tak berani melamarnya. Sebagai seorang imigran, ia merasa asing dengan tempat tinggalnya, adat melamar wanita di kalangan masyarakat Madinah? Bagaimana tradisi Anshar saat mengkhitbah wanita? Demikian yang dipikirkan Salman. Ia tak tahu menahu mengenai budaya Arab. Tentu saja tak bisa sembarangan tiba-tiba datang mengkhitbah wanita tanpa persiapan matang. Salman pun kemudian mendatangi seorang sahabatnya yang merupakan penduduk asli Madinah, Abu Darda’. Ia bermaksud meminta bantuan Abu Darda’ untuk menemaninya saat mengkhitbah wanita impiannya. Mendengarnya, Abu Darda’ pun begitu girang. “Subhanallah wa Alhamdulillah,” ujarnya begitu senang mendengar sahabatnya berencana untuk menikah. Ia pun memeluk Salman dan bersedia membantu dan mendukungnya. Setelah beberapa hari mempersiapkan segala sesuatu, Salman pun mendatangi rumah sang gadis dengan ditemani Abu Darda’. Keduanya begitu gembira. Setoiba di rumah wanita shalehah tersebut, keduanya pun diterima dengan baik oleh tuan rumah.“Saya adalah Abu Darda’, dan ini adalah saudara saya Salman dari Persia. Allah telah memuliakan Salman dengan Islam. Salman juga telah memuliakan Islam dengan jihad dan amalannya. Ia memiliki hubungan dekat dengan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam. Bahkan Rasulullah menganggapnya sebagai ahlu bait keluarga nya,” ujar Abu Darda’ menggunakan dialek bahasa Arab setempat dengan sangat lancar dan fasih. “Saya datang mewakili saudara saya, Salman, untuk melamar putri anda,” lanjut Abu Darda’ kepada wali si wanita, menjelaskan maksud kedatangan mereka. Mendengarnya, si tuan rumah merasa terhormat. Tentu saja, ia kedatangan dua orang sahabat Rasulullah yang utama. Salah satunya bahkan berkeinginan melamar putrinya. “Sebuah kehormatan bagi kami menerima shabat Rasulullah yang mulia. Sebuah kehormatan pula bagi keluarga kami jika memiliki menantu dari kalangan shahabat,” ujar ayah si sang ayah tidaklah kemudian segera menerimanya. Seperti yang diajarkan Rasulullah, ia harus bertanya pendapat putrinya mengenai lamaran tersebut. Meski yang datang adalah seorang shahabat Rasul, sang ayah tetap meminta persetujuan sang putrid.“Jawaban lamaran ini merupakan hak putri kami sepenuhnya. Oleh karena itu, saya serahkan kepada putri kami,” ujarnya kepada Abu Darda’ dan Salman AL tuan rumah pun kemudian memberikan isyarat kepada istri dan putrinya yang berada dibalik hijab. Rupanya, putrinya telah menanti memberikan pendapatnya mengenai pria yang melamarnya. Mewakili sang putrid, ibunya pun berkata, “Mohon maaf kami perlu berterus terang,” ujarnya membuat Salman dan Abu Darda’ tegang menanti jawaban.“Maaf atas keterusterangan kami. Putri kami menolak lamaran Salman,” jawab ibu si wanita tentu saja akan menghancurkan hati Salman. Namun Salman tegar. Tak sampai disitu, sang ibunda melanjutkan jawaban putrinya, “Namun karena kalian berdua lah yang datang, dan mengharap ridha Allah, saya ingin menyampaikan bahwa putri kami akan menjawab iya jika Abu Darda’ memiliki keinginan yang sama seperti Salman,” kata ibu si wanita shalihah idaman Salman, wanita yang Salman inginkan untukmenjadi istrinya, wanita yang karenanya ia meminta bantuan Abu Darda’ untuk membantu pinangannya. Namun justru wanita itu memilih Abu Darda’, yang hanya menemani seperti pria pada umumnya, maka hati Salman pasti hancur berkeping-keeping. Ia akan merasakan patah hati yang teramat sangat. Namun Salman merupakan pria shaleh, seorang mulia dari kalangan shahabat Rasulullah. Dengan ketegaran hati yang luar biasa, ia justru menjawab, “Allahu akbar!” seru Salman hanya itu, Salman justru menawarkan bantuan untuk pernikahan keduanya. Tanpa perasaan hati yang hancur, ia memberikan semua harta benda yang ia siapkan untuk menikahi si wanita itu. “Semua mahar dan nafkah yang kupersiapkan akan kuberikan semua kepada Abu Darda’. Aku juga ajan menjadi saksi pernikahan kalian,” ujar Salman dengan kelapangan hati yang begitu kisah cinta shabat Rasulullah yang mulia, Salman Al Farisi. Banyak pelajaran yang dapat dipetik dari kisah tersebut. Ketegaran hati Salman patut dijadikan uswah. Ia pun tak kecewa dengan apa yang belum ia miliki meski ia sangat menginginkannya. Smoga Allah meridhai Salman dan menempatkannya pada surga yang tertinggi. BACA JUGA Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Klik di Sini KisahNyata "Dibalik Wanita Sholehah dan Cerdas" aku (admin) telah mendengar dari Ustadz Abu Usaamah, dari Ustadz Abu Kholil (solo), beliau bercerita tentang seorang gadis bercadar yang yang pemberani (walaupun berbeda pendapat ulama tentang hukum cadar, wajib atau sunah namun mari kita ambil sedikit pelajaran), [Sepahit apa pun perjalanan sebuah kehidupan, namun jika dihadapi dengan keikhlasan dan kesabaran, akhirnya pasti akan terasa manis...]Sambung.....Siti merenung anak ke duanya yang sedang melipat pakaian. Sudah hampir 6 bulan anak keduanya itu tinggal bersamanya. Sejak anak ke tiganya iaitu anak lelaki memasuki sekolah asrama."Acik belum dapat panggilan masuk ke U ke?" Siti hairan juga. Anak keduanya itu mendapat keputusan yang cemerlang. Tetapi kenapa belum ada panggilan masuk ke IPTA."Belum mak..." balas acik tanpa memandang ke wajah Siti. Dia terus melipat pakaian, pakaian mereka sendiri."Lamanya... acik tak call ke tanya, pelik lah mak rasa...""Nantilah acik call..." balas acik, masih bersikap seperti tadi. Acik sebenarnya takut hendak memandang wajah Siti. Acik rasa berdosa sangat. Acik simpan banyak hal dalam hati acik sebenarnya tidak memohon pun untuk ke IPTA. Ada tawaran masuk pun acik abaikan. Kerana apa? Kerana acik tahu, masuk ke pusat pengajian tinggi perlukan banyak duit. Memang akan dapat pinjaman PTPN, tetapi semasa hendak masuk ke sana pasti perlu belanja juga. Acik tahu itu kerana semasa along hendak ke Mesir dulu pun banyak simpanan emaknya dikeluarkan. Acik pasti simpanan emaknya sudah kasihan kepada adiknya pula sudah memasuki asrama penuh. Kerana itu acik datang kepada emaknya untuk tinggal bersama. Kerana apa, kerana acik takut. Ada sesuatu di rumah bapa saudaranya di kampung. Bapa saudaranya adalah abang kepada ayahnya. Acik dapat rasakan pandangan mereka sekarang sangat lain kepada acik. Mereka yang acik maksudkan adalah bapa saudaranya dan sepupu sepupu lelakinya. Acik masih betah di sana dahulu kerana ada adik lelakinya yang sentiasa menemaninya. Tapi kini adiknya telah memasuki asrama."Usu rasa baik acik pergi duduk dengan emak kat Kuala Lumpur..." itulah saranan adik lelaki acik. Sebenarnya adik lelaki acik perasan akan pandangan yang tersimpan maksud tersirat orang-orang di di dalam rumah itu terhadap kakaknya. Selama ini usu selaku adik sentiasa bersiap itu, bersama berangkatnya usu ke asrama, maka pada hari itu juga acik berkeras hendak mengikuti emaknya ke Kuala amat bersyukur kerana sejak tingkatan 3 lagi acik memakai purdah. Sejak ayah mereka meninggal. Sejak emak mereka jadi janda. Ramai orang tertanya-tanya akan rupa paras along dan acik."Agaknya ada parut, tak pun cacat, gigi jongang agaknya... tu yang tutup..." Itu kata-kata orang yang tidak begitu mengenali anak anak makcik Siti. Ini kerana makcik Siti berpindah ke kampung di mana adiknya tinggal selepas suaminya meninggal. Masa itu, acik tingkatan 3, along sedang duduki SPM, usu tingkatan satu. Memang orang kampung tidak begitu tahu rupa sebenar iaitu mak acik berpindah bukan sahaja sebab suaminya meninggal, tetapi sebab ada peristiwa yang lain yang mana begitu menakutkan Siti. Selepas Siti menjanda, ada orang menceroboh masuk ke dalam rumah sewa Siti. Masa ini Siti berkerja di sebuah restoran. Siti belum bekerja di rumah besar Tuan kedua anaknya iaitu Acik diperlecehkan di sekolah. Bukan oleh anak murid yang lain, tetapi oleh guru acik sendiri. Siti tidak dapat menerima keadaan itu. Acik pulang dengan tangisan dan ketakutan. Siti pergi ke sekolah dan bertemu guru besar dan guru yang yang Siti terima Akak jangan dengar cakap anak akak tu. Anak akak yang gatal. Akak tahulah budak zaman sekarang. Lagipun cuba akak fikir, tak kan cikgu nak buat tak senonoh kat anak murid. Saya dah jadi guru besar 10 tahun kat sini. Inilah kali pertama yang saya dengar kes macam ni.

KisahCinta Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az-Zahra Semesta Bertasbih + Ikuti. Dalam suatu riwayat dikisahkan bahwa suatu hari setelah keduanya menikah, Fatimah Fatimah yang siap mengarungi bahtera kehidupan bersama, suatu pernyataan yang sangat jujur dan tulus dari hati perempuan sholehah. Tapi Ali juga terkejut dan agak sedih ketika

Film bertema Islam menjadi salah satu film yang digemari oleh banyak kalangan karena tak hanya menghibur namun alur cerita yang disuguhkan banyak memberikan pelajaran hidup yang berharga. Indonesia menjadi salah satu Negara yang sering kali memproduksi film Indonesia bertema Islam dan hampir selalu menduduki jajaran box office Indonesia. Film Islami yang diproduksi juga cukup beragam, beberapa di antaranya merupakan film adaptasi novel dari penulis ternama. Selain film genre romantis, film Indonesia bertema Islam ini juga bisa menjadi pilihan film yang akan menemani waktu berkualitas bagi Ayah dan Ibu atau pun seluruh keluarga Menonton Film BersamaMenonton film bersama dapat menjadi salah satu hiburan tersendiri karena mendatangkan banyak manfaat, terutama bila dilakukan seperti masa pandemi saat ini. Melansir dari laman DMCI Communities, ada banyak hal yang menyenangkan yang di dapat setelah menonton film bersama baik bagi Ayah dan Ibu atau pun bagi seluruh keluarga seperti berikut iniA. Menguatkan Ikatan dengan KeluargaMenghabiskan waktu bersama dengan menonton film dapat menguatkan ikatan batin atau emosi antara anggota keluarga satu dengan lainnya. Menonton film dengan tema tertentu juga dapat menguatkan hubungan suami istri sehingga menjadi lebih solid dan lebih Membuktikan Adanya Keberhasilan AkademikMengutip dari laman Family Facts, fakta yang didapat di lapangan menyebutkan bahwa anak-anak yang menghabiskan waktu bersama orang tuanya memiliki nilai akademis lebih baik dibandingkan dengan mereka yang tidak. Sementara itu, mereka yang tidak banyak menghabiskan waktu dengan orang tuanya memiliki tingkat fokus yang lebih rendah saat di sekolah. Salah satu hal bijak yang daoat dilakukan bersama adalah menonton film di akhir pekan dengan genre yang asyik dan Meningkatkan Intimasi dengan PasanganOrang tua yang sering menonton film bersama justru akan memiliki intimasi yang sangat kuat dan ini punya dampak positif juga untuk anak-anak nantinya. Keintiman antara Ayah dan Ibu dapat memperkuat hubungan pernikahan sehingga dapat memberikan contoh yang baik untuk anak-anak. Selain itu, hubungan yang kuat antara Ayah dan Ibu dapat membuat anak-anak hidup lebih tenang dan dipenuhi kasih sayang. Sebuah Study dari Universitas Rochester menyebutkan bahwa pasangan yang menonton film bersama dapat membantu mengurangi prahara yang terjadi dalam sebuah rumah tangga dan mengurangi angka Meningkatkan Kepercayaan DiriMenonton film bersama dengan Ayah dan Ibu dapat meningkatkan kepercayaan diri si kecil karena ia akan merasa memiliki keluarga yang harmonis sehingga ia akan merasa nyaman tumbuh di lingkungan keluarga Film Bertema IslamBerikut ini ada beberapa rekomendasi film bertema Islam yang bagus dan telah terbukti dapat mengambil hati banyak orang, dilansir dari berbagai sumber1. Ayat-Ayat CintaPhoto source sih yang ngga kenal film bertema islam yang satu ini? Film adaptasi novel yang ditulis oleh Habiburrahman El Shirazy dengan judul yang sama ini pernah merajai tangga film Indonesia pada tahun 2008 lalu. Ayat-Ayat Cinta merupakah film bertema islami dengan genre romantis dan mengisahkan sebuah perjalanan cinta seorang pelajar Indonesia bernama Fahri yang berada di Mesir untuk menyelesaikan perjalanan cintanya, Fahri yang merupakan lelaki sholeh dan tidak mengenal pacaran ini justru banyak dikagumi oleh wanita-wanita sholehah dengan beragam latar belakang. Kisah cinta Fahri akhirnya berlabuh pada seorang perempuan sholehah bernama Aisha dan ia pun menikahinya melalui ta’aruf. 2. Ketika Cinta Bertasbih Photo source tribunnewswikiFilm bertema Islam dengan judul Ketika Cinta Bertasbih ini juga merupakan film adaptasi Novel karya Habiburrahman El Shirazy dengan judul serupa. Film Indonesia bertema Islam kali ini dirilis pada tahun 2009 dan memiliki kisah romansa cinta yang tak biasa. Di sini dikisahkan bahwa ada seorang pemuda Indonesia bernama Azzam menuntut ilmu di Kairo sembari bekerja sebagai tukang tempe. Selain seorang pria yang baik, ia adalah tulang punggung keluarga yang sangat taat beragama. Sayangnya, hal ini bukanlah bekal yang cukup untuk meminang wanita pujaannya karena terhalang oleh status sosial. Perjuangan dan cobaan yang dirasakan Azzam silih berganti dan menjadikannya sebagai pria kuat sehingga suatu hari semua cita dan cintanya perlahan diijabah oleh Allah Perempuan Berkalung SorbanPhoto source Berkalung Sorban adalah salah satu film bertema Islam yang bercerita tentang kisah hidup seorang muslimah tangguh. Film adaptasi novel karya Abidah El Khalieqy yang diterbitkan tahun 2001 dan dirilis pada tahun 2009 ini berhasil membuat takjub banyak orang karena berkisah tentang perjalanan hidup seorang muslimah bernama Anissa yang memiliki pribadi tangguh, kuat, serta cerdas. Ia hidup di kalangan keluarga pesantren yang sangat konservatif terhadap wanita dan kehidupan modern yang tengah berlangsung. Film bertema Islam ini juga sangat kental dengan kisah perjuangan Anissa yang dengan gigih memperjuangkan hak-hak wanita muslim di tengah lingkungan yang konservatif. Tak hanya itu saja, ada kisah romansa islami yang juga tak kalah menarik pada film ini dan berhasil memberi warna pada setiap alur 99 Cahaya di Langit EropaPhoto source jelas-jelas memiliki novelis yang handal terutama saat mengisahkan cerita romansa islaminya. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya film bertema Islam yang sering kali menduduki tangga film populer setiap tahunnya. 99 Cahaya di Langit Eropa ini juga merupakan film adaptasi novel dengan judul senada karya Hanum Salsabila Rais dan Rangga Almahendra yang telah rilis pada Desember 2013 silam. Film yang dibintangi oleh selebriti kenamaan seperti Acha Septriasa, Abimana Aryasatya, Raline Shah, serta Dewi Sandra ini pernah sangat populer pada masanya karena kisahnya yang tak hanya enak ditonton tapi juga sarat akan makna. Konon kabarnya, kisah ini merupakan kisah nyata perjalanan Hanum Salsabila Rais yang harus menemani suaminya menuntut ilmu di Austria. Berbagai macam hal ia lalui hingga menuntunnya untuk menyusuri jejak-jejak agama Islam di benua Eropa yang dibawa oleh bangsa Turki. Bagi yang suka dengan sejarah, film ini banyak menyuguhkan sudut-sudut berbagai macam kota yang indah dan lekat dengan agama Islam serta kisah sejarah jaman dahulu yang tak kalah menarik untuk Surga yang Tak DirindukanPhoto source TribunwikiFilm yang satu ini juga merupakan film adaptasi novel dengan judul sama dan ditulis dengan indah oleh Asma Nadia sebagai pengarangnya. Film bertema Islam yang rilis pada tahun 2015 ini berkisah tentang seorang arsitek bernama Prasetya yang sudah memiliki istri bernama Arini namun harus terpaksa menikahi seorang wanita yang tengah depresi bernama Mei Rose untuk menyelamatkan nyawa wanita tersebut. Kisah haru ini memang bertema poligami, namun ada banyak nilai-nilai religi yang dapat dipelajari bagi para Sang PencerahPhoto source bertema islam besutan sutradara ternama Hanung Bramantyo berjudul Sang Pencerah ini rilis pada tahun 2010 dan merupakan kisah nyata dari seorang pendiri Muhammadiyah yaitu KH. Ahmad Dahlan. Film islami seperti Sang Pencerah dapat menjadi salah satu film sejarah yang mengasyikkan ketika ditonton dengan anak-anak dan seluruh anggota keluarga karena dikemas kembali secara rapi dan indah oleh Hanung Bramantyo. Sang Pencerah tidak hanya bercerita tentang kehidupan Islam pada masa dulu namun juga berkisah tentang sisi lain dari seorang KH. Ahmad Dahlan yang belum diketahui oleh khalayak Jilbab Traveler Love Sparks in KoreaPhoto source menonton film bertema islam yang ringan dan penuh dengan kisah romantis ala anak muda? Jilbab Traveler adalah jawabannya! Film adaptasi novel karya Asma Nadia ini merupakan film semi biografi pengarangnya. Kisah yang disajikan memiliki latar dua negara yaitu Indonesia dan juga Korea Selatan. Tak hanya soal cinta anak muda saja, film bertema Islam yang satu ini juga menyuguhkan pemandangan alam yang sangat indah di kedua negara dengan ciri khasnya 99 Nama CintaPhoto source bertema islam yang rilis pada tahun 2019 ini mengisahkan tentang kisah cinta seorang presenter dan produser acara gosip bernama Talia yang dekat dengan seorang ustad muda utusan Ayahanda Talia bernama Kiblat. Suatu hari Talia harus menerima kenyataan pahit saat ia membuat kesalahan kecil yang berakibat fatal pada karirnya. Pada masa suram inilah Talia dekat dengan Kiblat dan muncul rasa cinta di antara keduanya. Sayangnya kisah cinta ini tak berjalan mulus karena saat keduanya semakin dekat, justru Kiblat dijodohkan oleh wanita Hafalan Shalat DelisaPhoto source menanamkan ajaran agama Islam pada si kecil dengan cara yang lebih mudah dan mengasyikkan? Menonton film bertema islam seperti Hafalan Shalat Delisa bisa menjadi solusinya. Film ini menceritakan sebuah kejadian dimana gempa dan tsunami melanda sebuah daerah dan membuat banyak nyawa melayang. Ketika kejadian ini terjadi, gadis kecil taat beragama bernama Delisa sedang menghafal bacaan shalat bersama ibunya untuk ujian praktek. Sangat disayangkan Delisa harus kehilangan kakak-kakaknya dan kehilangan satu kakinya karena harus diamputasi. Segala kemalangan yang ia rasakan justru bukan menjadi pukulan bagi Delisa, melainkan menjadikan Delisa sebagai gadis kecil yang membawa keceriaan bagi 3 Hati Dua Dunia, Satu CintaPhoto source ini berkisah tentang dua orang berbeda agama yang menjalin cinta tak biasa karena tantangan yang mereka hadapi sangatlah terjal. Rosid adalah pria muslim yang berasal dari keluarga dengan tradisi serta ajaran agama Islam yang sangat kental. Ia jatuh cinta dengan Delia, seorang gadis cantik beragama Katolik. Cinta keduanya tak mulus karena kedua keluarga sepakat untuk memisahkan keduanya dengan berbagai macam cara. Meski begitu, keduanya cukup sadar bila kisah ini diteruskan, akan lebih banyak hal tak diinginkan yang mungkin akan mereka Negeri 5 MenaraPhoto source adaptasi novel karya Ahmad Fuadi berjudul Negeri 5 Menara berkisah tentang persahabatan 6 pria muda muslim di sebuah pesantren di Jawa Timur. Mereka memiliki moto hidup yang kuat yaitu Man Jadda Wajada yang berarti siapa saja yang bersungguh-sungguh melakukan sesuatu pasti akan berhasil. Dari pesantren inilah mimpi-mimpi itu mulai dirancang untuk segera diwujudkan. Film bertema Islam seperti ini bagus ditonton bersama anak-anak tercinta karena dapat memberikan inspirasi mendalam pada para Wedding AgreementPhoto source bertema islami namun menyuguhkan romantisme ini memiliki kisah yang unik. Diceritakan bahwa ada dua pasangan muda yang harus menikah karena dijodohkan oleh para orang tua mereka. Perjodohan antara Tari dan Bian merupakan kisah rumit tersendiri pada film ini. Bian sebagai pihak laki-laki yang masih memiliki kekasih merasa tidak rela dijodohkan dengan Tari. Oleh karenanya, Bian memutuskan membuat surat perjanjian pernikahan yang menegaskan bahwa hubungan keduanya hanya sebatas status dan akan berakhir setelah pernikahan berjalan 1 tahun. Seiring berjalannya waktu, Allah SWT membolak-balikkan hati Bian dan membuatnya justru semakin jatuh cinta pada Tari sehingga surat perjanjian tersebut harus My Name is KhanPhoto source dari laman Wikipedia, My Name is Khan adalah salah satu film islami yang sudah mendunia dan rilis pada tahun 2010. Film ini sempat menjadi perbincangan hangat karena mengusung tema yang sensitif yaitu terorisme yang sering kali dikaitkan dengan agama Islam. Film ini mengisahkan tentang seseorang bernama Rizwan, yaitu seorang pria muslim autis yang memperjuangkan kebenaran bahwa dirinya bukanlah teroris dibalik kejadian pada tahun 2007 di tempat tinggalnya saat itu. Perjuangan ini mengharuskan ia pergi ke Amerika Serikat untuk bertemu dengan presiden supaya suaranya di dengar dunia. Film ini cukup membuat penontonnya terharu bahkan hingga menangis karena perjuangan Rizwan yang tak biasa. Ia harus melawan segala hal yang ada di depan matanya meskipun dengan keterbatasan yang ia punya. 14. Ada Surga di RumahmuPhoto source bertema islami berikut ini memiliki cerita yang tak kalah seru tentang seorang anak laki-laki bernama Ramadhan yang harus dikirim ke pesantren oleh kedua orang tuanya. Kenakalan Ramadhan ketika di pesantren semakin berkurang ketika ia tahu bahwa ayahnya harus mendonorkan ginjalnya kepada pemilik pesantren untuk biaya sekolahnya. Ia pun bertekad kuat untuk menjadi seorang muslim yang lebih sholeh dengan menyebarkan ilmu yang didapatkannya. Namun tekad kuat ini tak selamanya mulus karena ia harus berada dipersimpangan memilih antara berkarir menjadi artis atau kembali membaktikan ilmu yang ia dapat di pesantren. Tak hanya ini saja, ia pun juga harus memilih satu di antara dua gadis yang akan menemani perjalanan hidupnya Di Bawah Lindungan Ka’bahPhoto source cinta yang mengharu biru berikutnya datang dari film bertema islami yang berjudul Di Bawah Lindungan Ka’bah. Film islami ini bercerita tentang Hamid dan Zainab yang tidak dapat bersatu karena status sosial yang berbeda padahal keduanya telah memegang janji setia untuk mempertahankan cinta mereka. Sampai akhirnya Hamid dapat mewujudkan mimpinya untuk berkelana hingga ke Mekkah dan menunaikan ibadah haji. Hamid tak berhenti beribadah hingga ia harus mendengar kabar bahwa Zainab telah meninggal dunia. Tak lama setelah kabar itu, Hamid juga meninggal dunia di hadapan Ka’ Dwi Ratih
Jiwayang tak pernah terpaut dengan dunia akan menghabiskan harinya untuk memperdalam cintanya pada Allah.. Mereka akan menjadi orang-orang yang lapang jiwanya, meski materi tak mencukupi mereka, mereka menjadi orang yang paling rela menerima pemberian suami, apapun bentuknya, karena dunia bukanlah tujuannya.
Kisah Wanita Sholehah Di Madinah ada seorang wanita cantik shalihah lagi bertakwa. Bila malam mulai merayap menuju tengahnya, ia senantiasa bangkit dari tidurnya untuk shalat malam dan bermunajat kepada Allah. Tidak peduli waktu itu musim panas ataupun musim dingin, karena disitulah letak kebahagiaan dan ketentramannya. Yakni pada saat dia khusyu’ berdoa, merendah diri kepada sang Pencipta, dan berpasrah akan hidup dan matinya hanya kepada-Nya. Dia juga amat rajin berpuasa, meski sedang bepergian. Wajahnya yang cantik makin bersinar oleh cahaya iman dan ketulusan hatinya. Suatu hari datanglah seorang lelaki untuk meminangnya, konon ia termasuk lelaki yang taat dalam beribadah. Setelah shalat istiharah akhirnya ia menerima pinangan tersebut. Sebagaimana adat kebiasaan setempat, upacara pernikahan dimulai pukul dua belas malam hingga adzan subuh. Namun wanita itu justru meminta selesai akad nikah jam dua belas tepat, ia harus berada di rumah suaminya. Hanya ibunya yang mengetahui rahasia itu. Semua orang ta’jub. Pihak keluarganya sendiri berusaha membujuk wanita itu agar merubah pendiriannya, namun wanita itu tetap pada keinginannya, bahkan ia bersikeras akan membatalkan pernikahan tersebut jika persyaratannya ditolak. Akhirnya walau dengan bersungut pihak keluarga pria menyetujui permintaan sang gadis. Waktu terus berlalu, tibalah saat yang dinantikan oleh kedua mempelai. Saat yang penuh arti dan mendebarkan bagi siapapun yang akan memulai hidup baru. Saat itu pukul sembilan malam. Doa Barakallahu laka wa baaraka alaika wa jama’a bainakuma fii khairin’ mengalir dari para undangan buat sepasang pengantin baru. Pengantin wanita terlihat begitu cantik. Saat sang suami menemui terpancarlah cahaya dan sinar wudhu dari wajahnya. Duhai wanita yang lebih cantik dari rembulan, sungguh beruntung wahai engkau lelaki, mendapatkan seorang istri yang demikian suci, beriman dan shalihah. Jam mulai mendekati angka dua belas, sesuai perjanjian saat sang suami akan membawa istri ke rumahnya. Sang suami memegang tangan istrinya sambil berkendara, diiringi ragam perasaan yang bercampur baur menuju rumah baru harapan mereka. Terutama harapan sang istri untuk menjalani kehidupan yang penuh dengan keikhlasan dan ketakwaan kepada Allah. Setibanya disana, sang istri meminta ijin suaminya untuk memasuki kamar mereka. Kamar yang ia rindukan untuk membangung mimpi-mimpinya. Dimana di kamar itu ibadah akan ditegakkan dan menjadi tempat dimana ia dan suaminya melaksanakan shalat dan ibadah secara bersama-sama. Pandangannya menyisir seluruh ruangan. Tersenyum diiringi pandangan sang suami mengawasi dirinya. Senyumnya seketika memudar, hatinya begitu tercekat, bola matanya yang bening tertumbuk pada sebatang mandolin yang tergeletak di sudut kamar. Wanita itu nyaris tak percaya. Ini nyatakah atau hanya fatamorgana? Ya Allah, itu nyanyian? Oh bukan, itu adalah alat musik. Pikirannya tiba-tiba menjadi kacau. Bagaimanakah sesungguhnya kebenaran ucapan orang tentang lelaki yang kini telah menjadi suaminya. Oh…segala angan-angannya menjadi hampa, sungguh ia amat terluka. Hampir saja air matanya tumpah. Ia berulang kali mengucap istighfar, Alhamdulillah ala kulli halin. “Ya bagaimanapun yang dihadapi alhamdulillah. Hanya Allah yang Maha Mengetahui segala kegaiban.” Ia menatap suaminya dengan wajah merah karena rasa malu dan sedih, serta setumpuk rasa kekhawatiran menyelubung. “Ya Allah, aku harus kuat dan tabah, sikap baik kepada suami adalah jalan hidupku.” Kata wanita itu lirih di lubuk hatinya. Wanita itu berharap, Allah akan memberikan hidayah kepada suaminya melalui tangannya. Mereka mulai terlibat perbincangan, meski masih dibaluti rasa enggan, malu bercampur bahagia. Waktu terus berlalu hingga malam hampir habis. Sang suami bak tersihir oleh pesona kecantikan sang istri. Ia bergumam dalam hati, “Saat ia sudah berganti pakaian, sungguh kecantikannya semakin berkilau. Tak pernah kubayangkan ada wanita secantik ini di dunia ini.” Saat tiba sepertiga malam terakhir, Allah ta’ala mengirimkan rasa kantuk pada suaminya. Dia tak mampu lagi bertahan, akhirnya ia pun tertidur lelap. Hembusan nafasnya begitu teratur. Sang istri segera menyelimutinya dengan selimut tebal, lalu mengecup keningnya dengan lembut. Setelah itu ia segera terdorong rasa rindu kepada mushalla-nya dan bergegas menuju tempat ibadahnya dengan hati melayang. Sang suami menuturkan, “Entah kenapa aku begitu mengantuk, padahal sebelumnya aku betul-betul ingin begadang. Belum pernah aku tertidur sepulas ini. Sampai akhirnya aku mendapati istriku tidak lagi disampingku. Aku bangkit dengan mata masih mengantuk untuk mencari istriku. Mungkin ia malu sehingga memilih tidur di kamar lain. Aku segera membuka pintu kamar sebelah. Gelap, sepi tak ada suara sama sekali. Aku berjalan perlahan khawatir membangunkannya. Kulihat wajah bersinar di tengah kegelapan, keindahan yang ajaib dan menggetarkan jiwaku. Bukan keindahan fisik, karena ia tengah berada di peraduan ibadahnya. Ya Allah, sungguh ia tidak meninggalkan shalat malamnya termasuk di malam pengantin. Kupertajam penglihatanku. Ia rukuk, sujud dan membaca ayat-ayat panjang. Ia rukuk dan sujud lama sekali. Ia berdiri di hadapan Rabbnya dengan kedua tangan terangkat. Sungguh pemandangan terindah yang pernah kusaksikan. Ia amat cantik dalam kekhusyu’annya, lebih cantik dari saat memakai pakaian pengantin dan pakaian tidurnya. Sungguh kini aku betul-betul mencintainya, dengan seluruh jiwa ragaku.” Seusai shalat ia memandang ke arah suaminya. Tangannya dengan lembut memegang tangan suaminya dan membelai rambutnya. Masya Allah, subhanallah, sungguh luar biasa wanita ini. Kecintaannya pada sang suami, tak menghilangkan kecintaannya kepada kekasih pertamanya, yakni ibadah. Ya, ibadah kepada Allah, Rabb yang menjadi kekasihnya. Hingga bulan kedepan wanita itu terus melakukan kebiasaannya, sementara sang suami menghabiskan malam-malamnya dengan begadang, memainkan alat-alat musik yang tak ubahnya begadang dan bersenang-senang. Ia membuka pintu dengan perlahan dan mendengar bacaan Al-Qur’an yang demikian syahdu menggugah hati. Dengan perlahan dan hati-hati ia memasuki kamar sebelah. Gelap dan sunyi, ia pertajam penglihatannya dan melihat istrinya tengah berdoa. Ia mendekatinya dengan lembut tapi cepat. Angin sepoi-sepoi membelai wajah sang istri. Ya Allah, perasaan laki-laki itu bagai terguyur. Apalagi saat mendengar istrinya berdoa sambil menangis. Curahan air matanya bagaikan butiran mutiara yang menghiasi wajah cantiknya. Tubuh lelaki itu bergetar hebat, kemana selama ini ia pergi, meninggalkan istri yang penuh cinta kasih? Sungguh jauh berbeda dengan istrinya, antara jiwa yang bergelimang dosa dengan jiwa gemerlap di taman kenikmatan, di hadapan Rabbnya. Lelaki itu menangis, air matanya tak mampu tertahan. Sesaat kemudian adzan subuh. Lelaki itu memohon ampun atas dosa-dosanya selama ini, ia lantas menunaikan shalat subuh dengan kehusyuan yang belum pernah dilakukan seumur hidupnya. Inilah buah dari doa wanita shalihah yang selalu memohonkan kebaikan untuk sang suami, sang pendamping hidup. Beberapa tahun kemudian, segala wujud pertobatan lelaki itu mengalir dalam bentuk ceramah, khutbah, dan nasihat yang tersampaikan oleh lisannya. Ya lelaki itu kini telah menjadi da’i besar di kota Madinah. Memang benar, wanita shalihah adalah harta karun yang amat berharga dan termahal bagi seorang lelaki bertakwa. Bagi seorang suami, istri shalihah merupakan permata hidupnya yang tak ternilai dan “bukan permata biasa”. Dari kumpulan kisah nyata, Abdur Razak bin Al Mubarak
Kisahcinta dalam diamnya kepada sahabat Ali bin Abi thalib tidak diketahui oleh siapapun, hingga saat ini. Kisah cinta tersebut sangat sering kita dengar, sehingga banyak menjadi inspirasi penulisan-penulisan novel. Tidak cukup sebagai anak sholehah, istri yang taat kepada istri, tetapi ia pun sosok perempuan yang sabar dalam menjalani kehidupan.
Nama wanita yang tergolong Solehah Zaman Nabi bisa, yang merupakan shahabiyah Rasulullah Muhammad SAW, dari perjuangan syiar Berita Islami – Nama wanita sholehah bisa menjadi alternatif sebagai nama bayi perempuan, lengkap dengan kisahnya di zaman nama berikut ini, dari kalangan sahabat bukan istri atau anak dari Rasulullah Muhammad SAW. Daftar IsiDaftar Nama Wanita Solehah Zaman NabiArwa binti Abdul Muthalib wafat 15 HFatimah Binti Qais Bin Khalid wafat 50 HGazalah Al-Haruriah wafat 77 HHindun binti Utbah bin Rabiah wafat 14 HHafshah binti UmarKhaulah binti Azwar Al-Kindi wafat 35 HLubabah binti Harits Al-Hilali Wafat 30 HMuazah Binti Abdullah Al-Adawiah Wafat 83 HQatilah Binti Harits Bin Kaldah wafat 20 HBerdasarkan abjad, Nama-Nama Wanita Solehah di zaman perjuangan Nabi Muhammad SAW, adalah sebagai berikutArwa binti Abdul Muthalib wafat 15 HArwa menjadi pejuang di jalan Allah SWT dengan lidah dan kejujurannya. Memiliki anak bernama Khulaib Bin Umair dari suami pertama. Pernikahan mereka di zaman masuk Islam mengikuti Rasulullah. Khulaib menyampaikan berita keislamananya kepada dengan bijak Arwa menjawab bahwa kamu telah memilih jalan yang benar ketika mengikuti ajaran Islam yang di bawa oleh itu dia masuk Islam. Setelah diketahui oleh Abu Jahal dan Abu Lahab, dirinya pun didatangi oleh kelompok jahiliyah dengan pendirian yang kokoh dan tenang memberikan penjerlasan tegas kepada Binti Qais Bin Khalid wafat 50 HDaftar Nama Wanita yang Solehah di Zaman Nabi berikutya adalah Fatimah Binti Qais Bin Khalid, seorang janda yang dilamar oleh 3 orang Mu’awiyah, Usamah Bin Zaid dan Abu Jahn, karena hal tersebut dirinya berbicara kepada Rasulullah. Dan Rasulullah memberikan tidak memiliki harta, sementara Abu Jahn termasuk lelaki yang keras, suka bepergian/petualang. Dan seirng meninggalkan istri. Sehingga istrinya akan kurang perhatian jika menikah Fatimah menikah dengan Usamah bin Zaid karena kecocokan karakternya. Akhirnya wanita Sholehah tersebut menikah dan bahagia dengan suaminya Bin Zaid merupakan peanglima perang, baca selengkapnya dalam Perang Wadi Al Qura, Usamah Panglima Perang Terakhir Al-Haruriah wafat 77 HGazalah Al-Haruriah, merupakan wanita yang ikut dalam perjuangan Rasulullah di Perang Yarmuk. Memberikan suplai makanan bagi para pasukan, jihad nama yang tergambar sebagai perempuan arab. Berkarakter dan kuat dalam menemani Rasulullah binti Utbah bin Rabiah wafat 14 HSeorang yang bergelar ”Akilatul Kibdah” Pemakan Hati ketika masih jahiliyah. Memperlakukan jenasah Syuhada perang Uhud dengan tidak seiring berjalannya waktu, dirinya mendapatkan cahaya Islam dan memeluk agama seorang penyair yang handal, dan pembicara yang fasih. Dengan hal tersebut ia menjadi seorang penyebar agama Islam untuk kaum Jahiliyah. Dan ditakuti berdebat oleh kaum kafir karena binti UmarSuami pertamanya adalah Khunais bin Hadzdzafah As-Sahmi. Ia memeluk Islam bersama sang suami. Lalu mereka berdua ikut Rasulullah hijrah ke Madinah. Pada 2 H, suaminya menikah untuk kedua kalinya dengan Usman bin Affan, tapi Usman menolak. Selanjutnya, Umar kepada Abu Bakar, tapi juga Abu Bakar tidak menerima. Karena ia pernah mendengar bahwa Rasulullah pernah bermaksud melamar selanjutnya melamar Hafshah kepada ayahnya, lalu menikah pada 3 binti Azwar Al-Kindi wafat 35 HPenunggang kuda terbaik itu bernama Khaulah Binti Azwar Al Kindi, dalam sebuah peperangan melawan pasukan Romawi dalam lanjutan perang seorang wanita Solehah. Maka ketika ditanya siapa wanita penunggang kuda terbaik? maka jawabannya adalah Khaulah binti Azwar peperangan tersebut, dimana pasukan kaum Muslimin mempersiapkan serangan untuk menyerang Pasukan di Romawi Timur. Tiba-tiba datang seorang berpakaian serba pasukan lawan, dengan satu putaran bersama tombangknya. Behasil membebaskan saudaranya yag ditawan pasukan Al-Gifariah wafat 40 HBukan hanya Rufaidah, tapi ada juga nama Laila Al Ghifariah, seorang gadis kecil dari daerah Ghifar. Ketika Rasulullah hendak melakukan peperangan Khaibar, dalam perjalanan melewati daerah Ghifar, ia bertemu dengan seorang wanita wanita Sholeh zaman Rasulullah, masih kecil tapi mau ikut serta memberikan bantuan dalam perang. Dengan cara merawat yang kasihan melihatnya berjalan, rasulullah menaikkan keatas kudanya. Hingga sampai di tempat peristirahatan sebelum selesai peperangan, Rasulullah menghadiahkan kalung kepadanya. Dan ia menjaganya hingga ia yang cantik sebagai nama sahabat rasulullah, bisa menjadi salah satu nama bayi binti Harits Al-Hilali Wafat 30 HDialah Lubabah Binti Harits Al Hilali, yang menyusui Al Husain bin Ali bin Abi Thalib. Cucu kesayangan Rasulullah Muhammad adalah Istri dari Abbas bin Abdil Muththalib, dalam kisah Paman Terbaik RasulullahMuazah Binti Abdullah Al-Adawiah Wafat 83 HSeorang wanita muslim bernama Muazah Binti Abdullah Al-Adawiah, sebagai wanita Sholehah sahabat Rasulullah. Yang kehilangan anak dan suaminya menjadi berduka karena kehilangan, melainkan ia berbahagia, dan bermohon semoga dia dipertemuakn dengan adan dan suaminya si Binti Harits Bin Kaldah wafat 20 HKisah nyata wanita sholehah, zaman Nabi Muhammad Rasulullah SAW adalah Qatilah Binti Harits Bin merupakan Penyair wanita adalah saudara kandung dari Nadhar. Dimana Nadhar adalah lelaki yang sering menghalangi Dakwah Perang Badar dia berhadapan dengan saudaranya, dan berhasil membunuh saudaranya dalam peperangan tersebut.
AkhwatBirubuilt the Kisah Wanita Sholehah di Zaman Rasulullah OFFLINE app as a Free app. This SERVICE is provided by AkhwatBiru at no cost and is intended for use as is. This page is used to inform visitors regarding my policies with the collection, use, and disclosure of Personal Information if anyone decided to use my Service.
Firman Allah,SWT "Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji pula, dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baik pula Qs 24 26Bagi orang-orang yang beriman Firman Allah,SWT tsb sangat meyakini kebenarannya sehingga mereka yang ingin mendapatkan jodoh laki-laki atau wanita sholeh berusaha menjaga keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah,SWT berikut ini adalah salah satu kisah pemuda sholeh meraih cinta seorang wanita sholehah ; Kisah ini berasal dari seorang teman pembaca setia page Kisah-kisah Husnul Khatimah dan Su'ul Khatimah yang datang kepada saya ingin berbagi cerita tentang seorang pemuda sholeh yang mendapatkan jodoh seorang wanita sholehah, berikut ceritanya "Al-Kisah di salah satu sudut kota Jakarta hiduplah sebuah keluarga yang hidup sangat sederhana sekali, walaupun begitu orang tua mereka mengajarkan anak-anaknya untuk hidup selalu jujur dan bekerja keras untuk mencari rezeki yang halal. Dalam keluarga tsb itulah pemuda sholeh yang bernama Hanif nama samaran red tinggal. Sejak kecil hanif adalah anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya dan juga taat menjalankan ajaran agama Islam. Ia sudah terbiasa sambil sekolah membantu kedua orang tuanya mencari rezeki atau mengasuh adik-adiknya yang masih kecil-kecil, walaupun begitu prestasi sekolahnya termasuk lumayan selalu masuk 5 besar peringkat kelas. Setelah menamatkan sekolah SLTA Hanif menyadari kalau orang tuanya tidak bisa membiayai kuliahnya , ia bekerja keras dengan ikhlas tanpa mengeluh mencari rezeki untuk membiayai kuliahnya dan juga membantu biaya sekolah adik-adiknya, hal itu berlangsung dalam kurun waktu 5 tahun. Ketika kuliahnya sudah selesai, sebagai seorang manusia biasa ia juga memiliki perasaan mencintai lawan jenis, dan ia mencintai seorang wanita, adik kelas kuliahnya sendiri. Dengan bantuan teman-temannya hanif berhasil mendekati wanita tsb. Wanita tsb ternyata adalah wanita sholehah yang tidak mau berpacaran, ia mengatakan hal tsb kepada siapa saja yang mencoba meraih cintanya. Begitu juga kepada Hanif kalau memang benar mencintainya maka ia diminta datang kepada orang tuanya untuk melamarnya. Hanif tertegun mendengar perkataan adik kelasnya sendiri tsb, lalu ia menceritakan perihal tsb kepada kedua orang tuanya. Dan orang tuanya berkata, " Hanif, selama ini bertahun – bertahun kamu sudah membantu kami membiayai sekolah adik-adikmu, kalau kamu memang mecintai wanita tsb, datanglah kedua orang tuanya dan lamarlah anaknya tsb" Mata hanif berkaca-kaca tidak menyangka orang tuanya mengatakan hal tsb, lalu berangkatlah ia melamar wanita adik kelasnya tsb. Dan ternyata di tempat orang tua wanita tsb ia sangat terharu , ketika melamar ia ditanyakan mengaji Qur'an dimana, tidak ditanyakan bekerja dimana atau sudah punya harta apa untuk melamar anaknya. Ternyata keluarga wanita adik kelasnya tsb adalah keluarga yang sangat religius yang lebih mengutamakan nilai-nilai agama dan akhlaq dalam memilih calon menantu untuk anak wanitanya. Pada akhirnya lamaran Hanif tsb diterima dan 8 bulan kemudian mereka melangsungkan pernikahan. Selama berumah tangga hanif sangat berbahagia karena dikaruniai istri yang sholehah yang taat pada ajaran Islam dan sangat mengerti hak dan kewajibannya sebagai seorang istri , ia tidak hanya menyayangi hanif tapi juga seluruh anggota keluarga hanif. Dan pada saat ini mereka sudah dikaruniai oleh Allah,SWT anak-anak yang sehat dan pintar. Saat ini Hanif sangat bersyukur kepada Allah,SWT atas segala nikmat dan karunia yang telah diberikan kepadanya, ia berfikir mungkin ini adalah balasan buah manis dari Allah,SWT selama ini karena ia berbakti kepada kedua orang tuanya seperti dengan membantu membiayai adik-adiknya dengan penuh keikhlasan. Ia teringat akan dua firman Allah,SWT "Dan Tuhanmu telah memerintahkan kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya , jika salah seorang diantara kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada kedunya perkataan "Ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia" Qs 17 23 Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebajikan sebesar zarrah, niscaya Allah akan melipatgandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar Qs 4 40 " Demikianlah kisah pemuda sholeh meraih cinta seorang wanita sholehah tsb, semoga kita semua bisa mengambil pelajaran dari kisah tsb di atas dalam ikhitiar mencari jodoh yang sholeh atau sholehah, dan semoga kita semua para pembaca setia page ini dikarunia suami dan istri yang sholeh dan sholehah....Amiin Ya Rabbal A'lamiiin.
Tibatiba salah seorang dari wanita-wanita itu mendatangi kami dan berkata, "Tidak ada yang merintangi manusia dari Tuhannya kecuali nafs". Kami berkata kepadanya, "Kau benar, Allah telah memuliakanmu dengan hikmah". Wanita itu kemudian pergi untuk bergabung kembali dengan teman-temannya. Rupanya pembicaraan kami di-kasyf oleh wanita tadi. (N:235)
Kisah wanita solehah di zaman nabi berikutnya adalah shahabiyah Rasulullah, yang hidup dalam masa perjuangan Rasul dalam Berita Islami – Wanita Solehah Di Zaman Rasulullah Nabi Muhammad SAW, yang berjuang dalam Islam. Dan memperjuangkan syiar Islam di muka bumi. Daftar IsiDaftar Wanita Solehah Zaman NabiUmmu Mutiah, Wanita Pertama yang Menghuni SurgaRufaidah Al-Anshariah wafat 35 HRumaisha Binti Milhan Wafat 30 HSubaiah binti HaritsSyifa Binti Abdullah Al-Adawiah Al-Qurasyiah wafat 20 HUmmu Athiyah Al-Anshariah Wafat 8 HUmmu Darda Hujaimah binti Huyay al-Awshabiyah wafat 30 HUmmu Kulsum binti Uqbah bin Muit wafat 40 HUmmu Waraqah Binti Abdullah Bin Harits Wafat 15 HTerdapat wanita-wanita Solehah dengan prilaku baik di zaman Rasulullah, diantaranyaUmmu Mutiah, Wanita Pertama yang Menghuni SurgaSeorang wanota di pinggiran Kota Madinah, yang disebut dalam Sabda Rasulullah Muhammad SAW dalam berita prilakunya yang agung dan tunduk kepada suaminya hingga ia dijamin wanita pertama masuk Rasulullah Nabi Muhammad SAW “Wahai Fatimah, jika dirimu ingin mengetahui seorang wanita yang pertama masuk surga selain Ummul Mukminin. Maka dirinyaa adalah Ummu Mutiah” Sumber Al-Anshariah wafat 35 HRufaidah Al-Anshariyah, merupakan perawat terkemuka di zaman Nabi sejarah peradaban Islam mencatat pengabdiannya. Di dunia keperawatan dengan sejarah dia telah dinobatkan juga sebagai seorang perintis keperawatan modern, dan diakui terutama oleh kaum dilahirkan di Yastrib sekarang Madinah pada 570 M. Dan dia wafat pada 632 SAW pada abad pertama Hijriah. Ia merupakan golonan kaum Anshar. Ilmu keperawatan yang ia kuasainya dia pelajari dari ayahnya. Dengan profesi sang ayah sebagai tabib atau Binti Milhan Wafat 30 HDia seorang wanita yang dijamin masuk Surga oleh Rasulullah Muhammad SAW. Salah satu Nama wanita muslimah bernama Rumaisha Binti Milhan. Atau Ar-Rumaisha` Ummu Sulaiman bin Sabda Rasulullah “Aku memasuki surga lalu mendengar suara langkah kaki di depanku. Ternyata ia adalah ar-Rumaisha` Ummu Sulaim binti Malhan.”Rumaisha Binti Sulaiman Bin Malhan, merupakan seorang wanita teguh yang memeluk Islam, dan melawan suaminya yang kisah selanjutnya, ia dilamar oleh seorang lelaki kaya rata saat menjanda. Bernama Abu Thalha. Namun ia menolaknya karena Abu Thalhah seorang Abu Thalhah menjadi muslim. Maka Rhumaisha disebut Rasulullah sebagai wanita muslim dengan mahar binti HaritsSelanjutnya perempuan solehah dalam cerita tentang Rasulullah adalah Subaiah Binti Harits. Seorang wanita muslimah yang menjadi janda. Ketika selesai masa iddahnya, ia dilamar oleh seorang ternyata musafir tersebut masih kafir, setelah itu ia datang ke Rasulullah dan meminta untuk suaminya ikut menemui Rasulullah dan menuntut istrinya dikembalikan atau mahar dikembalikan. Maka seluruh mahar dan nafkah dikembalikan pada musafir binti Harits, meninggal karena terkena penyakit At Binti Abdullah Al-Adawiah Al-Qurasyiah wafat 20 HMerupakan Shahabiyah Rasulullah Muhammad SAW, yang mengetahui cara membaca dan menulis. Dan dia menjadi guru buat muslimah-muslimah yang ada di Rasulullah Hijrah, maka ia ikut hijrah didalamnya. Ia menjadi seorang dokter ahli mata dimasa ia diberikan rumah oleh Rasulullah untuk merawat pasien-pasien yang sakit Athiyah Al-Anshariah Wafat 8 HKisah sahabat nabi yang mengharukan adalah Nusaibah binti Al Harits atau yang dikenal dengan Ummu Athiyyah Al Anshariyyah. Dialah yang bersemangat menyambut Rasulullah Muhammad ikut dalam medan perang, dengan menjaga tenda dan memasak untuk seluruh pasukan jihad perang Uhud, ketika banyak yang Mati Syahid, Rasulullah juga terkena sabetan pedang saat Athiyah mempersenjatai diri untuk mengevakuasi Rasulullah Muhammad 12 luka yang mengenai tubuhnya ketika itu, namun ia tidak mengeluh dan tidak meminta belas kasihan. Meski saat itu ia kehilangan putranya menjadi Athiyah pula yang memandikan putri Rasulullah ketika Darda Hujaimah binti Huyay al-Awshabiyah wafat 30 HNama wanita islami berikutnya adalah Ummu Darda Hujaimah binti Huyay al-Awshabiyah, Dia merupakan istri dari Abu Darda, istri kedua. Yang awalnya dibawah pengasuhan Abu Istrinya, Khairah binti Hadrad. Abu Darda melamarnya dan meminangnya. Dia menjadi soerang istri yang juga aktif dalam emngajarkan nilai-nilai Islam kepada orang Kulsum binti Uqbah bin Muit wafat 40 HUmmu Kultsum merupakan saudara perempuan Usman bin Affan dari pihak nama wanita muslimah dan merupakan wanita pertama yang hijrah menuju Madinah dari kabilah Hadnah masuk Islam semenjak di Makkah secara sembunyi-sembunyi. Ia telah dibaiat oleh Rasulullah Nabi Muhammad SAW sebelum melakukan hijrah keluarganya mengetahui. Saudara lelakinya bernama Walid dan Imarah. Memintanya menjauhi agama Permintaan tersebut ditolaknya. Dan ia lantas pergi menuju rumah Ummu Nabi SAW menjenguknya, Ummu Kultsum meminta Nabi SAW agar tidak mengembalikannya kepada keluarganya di Makkah. Betapa ia sangat mencintai Islam, dan keteguhan hatinya tidak Waraqah Binti Abdullah Bin Harits Wafat 15 HDalam kisah perang badar, ia hendak ikut dengan Rasulullah untuk berperang.“Wahai Rasulullah, izinkanlah aku untuk ikut denganmu dalam perang bersamamu. Aku akan merawat orang yang sakit dari kalian. Semoga Allah menganugerahkan kesyahidan juga kepada diriku.” Sumber Hadits, Nabi SAW bersabda, “Tetaplah kamu di rumahmu, karena Allah Ta’ala telah menganugerahkan kesyahidan kepadamu.” HR Abu Dawud, 591, hasan.Rumahnya senantiasa di datangi Rasulullah Muhamamd SAW. Dia memiliki 2 orang budak yang senantiasa melayaninya. Budak lelaki dan suatu kesempatan, Ummu Waraqah yang ahli ibadah tak terdengar suara mengajinya di masa Khalifah Umar bin dia dibunuh oleh kedua budaknya, dan Umar Bin Khattab memerintahkan pasukan untuk mencari kedua budak yang Sholehah Zaman Nabi tersebut membuat Umar Bin Khattab berduka. Dan setelah ditemukan kedua pembunuhnya, maka pembunuh tersebut dibunuh dengan cara di salib di kisah wanita-wanita Solehah dan perempuan hebat di zaman Nabi Muhammad 170 Urutan Shahabiyah dan Sahabat Nabi Muhammad SAW x1xFyL.
  • aa824d1kfq.pages.dev/524
  • aa824d1kfq.pages.dev/512
  • aa824d1kfq.pages.dev/570
  • aa824d1kfq.pages.dev/907
  • aa824d1kfq.pages.dev/416
  • aa824d1kfq.pages.dev/544
  • aa824d1kfq.pages.dev/78
  • aa824d1kfq.pages.dev/2
  • kisah cinta wanita sholehah